
NUSRAMEDIA.COM — Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan (Distanbun) NTB Muhamad Riadi mengaku telah berkunjung ke Kabupaten Sumbawa.
Ini dalam rangka untuk meninjau lokasi rencana pembangunan jaringan irigasi yang sempat diusulkan oleh Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Sumbawa.
“Ini merupakan bagian dari rencana kerja sama antara pemerintah daerah dan TNI dalam pengembangan infrastruktur pertanian di Kecamatan Unter Uwes, Sumbawa,” ujarnya, Selasa (28/10/2025).
Dalam kegiatan peninjauan tersebut, ia didampingi oleh pejabat fungsional Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) serta tim dari Bidang Prasarana Pertanian Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Sumbawa.
Pengecekan langsung di lokasi dilakukan, untuk memastikan kondisi teknis dan kelayakan lahan yang akan dijadikan area pembangunan jaringan irigasi.
Dari hasil pengamatan di lapangan, diketahui lahan yang direncanakan untuk diairi mencapai 15 hektare, dengan panjang saluran irigasi dari sumber air (cekdam) menuju areal persawahan sekitar 2,5 kilometer.
“Namun, berdasarkan hasil pengecekan teknis sementara, lokasi tersebut dinilai belum sepenuhnya memenuhi persyaratan teknis untuk pelaksanaan pembangunan jaringan irigasi secara optimal,” bebernya.
Pria yang juga Kepala Biro Umum Setda NTB itu lantas mengatakan, bahwa langkah pengecekan lapangan ini menjadi bentuk komitmen Distanbun Provinsi NTB.
Terutama dalam memastikan setiap program pembangunan dan kerja sama lintas sektor berjalan tepat sasaran, efektif, dan sesuai standar teknis pertanian yang berlaku.
“Program ini sangat baik secara konsep, tetapi memang perlu dilakukan penyesuaian teknis agar hasilnya benar-benar bermanfaat bagi petani dan berkelanjutan,” terang Muhamad Riadi.
Diharapkan, hasil evaluasi teknis tersebut dapat menjadi dasar perbaikan usulan dan pelaksanaan kegiatan irigasi agar mampu mendukung peningkatan produktivitas pertanian di Sumbawa.
Menurut dia, perihal ini telah disampaikan kepada pemerintah daerah. “Kami sudah sampaikan kepada pemda, bagaimana kondisi riil di lapangan,” demikian Kepala Distanbun NTB. (Adv/*)













