Kabid Administrasi Pemerintahan Desa (Pemdes) DPMD Kabupaten Sumbawa, Hendra Irawan. (Ist)

NUSRAMEDIA.COM — Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sumbawa mengusulkan anggaran sebesar Rp450 juta untuk mendukung pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) tahun 2026 yang akan digelar di 20 desa serta satu desa Pergantian Antar Waktu (PAW).

Kabid Administrasi Pemerintahan Desa (Pemdes) DPMD Kabupaten Sumbawa, Hendra Irawan, menjelaskan bahwa besaran anggaran tersebut mengacu pada pelaksanaan Pilkades sebelumnya, yakni sekitar Rp15 juta per desa.

Selain itu, tiap desa juga telah menyiapkan anggaran tambahan melalui APBDes sebesar Rp20 hingga Rp30 juta. Dengan kombinasi anggaran tersebut, pelaksanaan Pilkades yang dijadwalkan berlangsung pada September 2026 dipastikan tidak mengalami kendala pendanaan.

Baca Juga:  Sumbawa Usulkan Bangun Tiga Pos Damkar Baru Tahun Ini

“Anggaran yang diusulkan disesuaikan dengan kebutuhan riil di lapangan. Untuk pengamanan juga sudah kami ajukan,” ujar Hendra. DPMD mengalokasikan anggaran pengamanan sebesar Rp100 juta untuk kepolisian dan Rp50 juta untuk TNI. Besaran ini masih menunggu persetujuan dan evaluasi dari Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD).

Di sisi lain, tahapan pelaksanaan Pilkades juga terus berjalan. Pemerintah telah membentuk panitia di masing-masing desa yang berjumlah 14 orang, termasuk unsur pengawas. Dalam waktu dekat, DPMD akan menggelar pembekalan bagi panitia Pilkades yang dibagi berdasarkan wilayah guna mempermudah proses pembinaan.

Baca Juga:  Kunjungan Spesifik ke BP2SDM Kehutanan Rumpin, Komisi IV DPR Soroti Sejumlah Isu Strategis

Pembekalan ini dinilai krusial untuk meminimalisir potensi masalah hukum di kemudian hari. Hendra menegaskan, banyak sengketa Pilkades sebelumnya dipicu oleh kelalaian panitia. “Pemahaman tahapan sangat penting agar tidak muncul gugatan. Ini menjadi perhatian utama kami saat ini,” tegasnya. (*)