HEADLINE

DPRD NTB Tekankan Edukasi dan Sosialiasi Ditingkatkan

163
Ketua Komisi V DPRD Provinsi Nusa Tenggara Barat, H Lalu Hadrian Irfani. (Ist)

NUSRAMEDIA.COM — Ketua Komisi V DPRD Provinsi Nusa Tenggara Barat, Lalu Hadrian Irfani mengaku prihatin lantaran dinilainya cukup banyak pelajar di NTB masih tersangkut persoalan hukum. Mulai dari persoalan narkoba, perkelahian pelajar/kenakalan remaja.

Kemudian tak sedikit yang juga tersangkut pelanggaran ITE lantaran kurang bijak dalam bermedia sosial serta masih banyak lagi persoalan lainnya. Oleh karenanya, Ketua Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di Udayana itu menegaskan bahwa terkait persoalan tersebut merupakan “PR” untuk dijadikan atensi bersama.

Baca Juga:  Diikuti 43 Peserta, Peradi SAI Mataram Laksanakan PKPA

“Jadi memang ini problem kita bersama,” ujarnya, Rabu (10/8) di Mataram. Menyikapi persoalan itu, menurut Lalu Hadrian Irfani, maka pentingnya pola edukasi untuk terus ditingkatkan terhadap para siswa/pelajar. “Kami menekankan edukasi terus ditingkatkan,” saran pria yang juga Ketua DPW PKB NTB tersebut.

“Karena yang namanya pergaulan hari ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, yang mana dengan canggihnya tekhnologi semua (dengan mudah) mereka akses. Yang terpenting edukasi dan sosialisasi harus ditingkatkan,” tegas lagi pria yang kerap disapa Lalu Arie ini.

Baca Juga:  Atraksi Unik Sasambo Akan Warnai Karnaval di Mandalika

Langkah-langkah pengawasan terjadap siswa/pelajar dinilainya juga menjadi penting. Maka dari itu, peran pihak terkait harus diselaraskan dalam berkolaborasi. Baik Dinas Dikbud, pihak sekolah maupun para orang tua. “Saran kami Komisi V, komunikasi antara dinas dikbud dengan sekolah dan orang tua perlu diintensifkan,” dorongnya.

Salah satu hal dicontohkannya untuk memantapkan komunikasi, semisal dengan membuat sebuah group WhatsApp (WA) khusus. Sehingga dapat dilakukannya fungsi pengawasan/pengontrolan secara bersama dalam memantau perkembangan peserta didik/para pelajar.

Baca Juga:  Ketua Komisi V DPRD NTB Minta Dinsos Kroscek Ulang Alasan 8.082 KPM

“Itu cara-cara sederhana, disamping dalam melakukan penyuluhan/sosialisasi dan edukasi yang terus berjalan. Jadi nanti disitu (Group WA) ada kepala sekolah, guru dan orang tua siswa/pelajar. Jadi ini salah satu upaya juga agar komunikasi bisa terjalin baik,” demikian Lalu Hadrian Irfani. (red) 

Artikel sebelumyaGubernur NTB Kembali Perkuat Berbagai Kerjasama
Artikel berikutnyaPAUD Semai Harapan Bangsa Gelar Lomba Fashion Show