HEADLINE

PKS Tegaskan Siap Hormati Jika Rohmi Berputar Haluan

Ketua Badan Pemenangan Pemilu dan Pilkada (BP3) DPW Partai Keadilan Sejahtera (PKS) NTB Sambirang Ahmadi. (Ist)

NUSRAMEDIA.COM — DPW Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Provinsi NTB akhirnya angkat suara menanggapi soal dinamika Pilkada Gubernur/Wakil Gubernur (Pilgub) Nusa Tenggara Barat Tahun 2024.

Kepada NUSRAMEDIA, Ketua Badan Pemenangan Pemilu dan Pilkada (BP3) DPW PKS NTB Sambirang Ahmadi menegaskan bahwa pihaknya tetap mempertimbangkan kelanjutan duet Zul-Rohmi (Dr. H. Zulkieflimansyah-Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah).

DUET ZUL-ROHMI OPSI UTAMA

“Pada prinsipnya PKS tetap mempertimbangkan kelanjutan duet Zul-Rohmi sebagai opsi utama. Hal ini bukan karena alasan ketergantungan, tapi lebih karena azas mutual respect (saling menghargai) dan mutual understanding (saling memahami) antara kedua tokoh yang sudah terjalin selama ini,” ujarnya.

Baca Juga:  Rohmi-Firin di Posisi Tertinggi

SIAP HORMATI JIKA PUTAR HALUAN

Disisi lain, Sekretaris Fraksi PKS NTB itu juga menegaskan bahwa PKS akan siap menghormati apapun keputusan Partai Perindo maupun NWDI nantinya. Terlebih jika Rohmi berputar haluan lantaran didorong maju sendiri ataupun berpasangan dengan figur lainnya.

“Jika kemudian Ummi Rohmi, atas dorongan kawan-kawan Perindo dan NWDI, lebih memilih berputar haluan dengan maju sendiri atau berganti pasangan, maka kami (PKS) tidak ada pilihan lain kecuali menghormatinya,” tegas Sambirang, Sabtu (11/05/2024)

Baca Juga:  Inilah Caleg Terpilih DPRD NTB dari Dapil NTB 5 Periode 2024-2029

PILKADA NTB BELUM KICK OFF

Menurut pria yang juga anggota DPRD NTB jebolan asal Dapil V Sumbawa-KSB itu, Pilkada NTB belum kick off. Oleh karena itu, pihaknya menilai masih cukup waktu untuk menyiapkan skema pasangan.

Apalagi sejauh ini, ungkap Sambirang, belum ada satupun partai yang sudah fix format koalisinya. “Masih cair, masih penjajakan. Kita nikmati saja prosesnya dan segala dinamikanya,” tutur anggota Komisi III DPRD NTB tersebut.

Bahkan dikatakan pula olehnya, tugas partai sebagai institusi politik adalah melakukan seleksi dan menghidangkan calon-calon pemimpin terbaik. “Biarkanlah publik nanti menilai dan pada waktunya mengambil keputusan sendiri,” terangnya.

Baca Juga:  Jalur Prestasi "Dinolkan" Untuk PPDB 2024

JAGA KONDUSIFITAS-PERSAHABATAN

“Pilkada ini pesta demokrasi, harus kita buat rileks dan sedamai mungkin. Toh, semua yang akan maju adalah tokoh-tokoh terbaik NTB. Jangan karena beda pilihan, suasana persahabatan jadi kacau. Itu yang penting kita harus jaga, situasi masyarakat kita, supaya tetap kondusif, aman, damai dalam kondisi apapun,” pungkasnya. (red)