HEADLINE

Wabup Sumbawa Optimis Angka Stunting Turun di 2024

Wakil Bupati Sumbawa, Hj. Dewi Noviany, S.Pd, M.Pd., menghadiri Rapat Koordinasi Tim Percepatan Penurunan Stunting Tahun 2024. (Ist)

NUSRAMEDIA.COM — Wakil Bupati Sumbawa, Hj. Dewi Noviany, S.Pd, M.Pd., menghadiri Rapat Koordinasi Tim Percepatan Penurunan Stunting Tahun 2024 dirangkaikan Kick Off Pengukuran dan Intervensi Serentak Pencegahan Stunting Kabupaten Sumbawa, di Balai Posyandu Bumi Indah Residence Kel. Seketeng Sumbawa, Senin (10/6/2024).

Purna BKKBN Provinsi NTB, Dr. Ir. Dwi Lesti Wardani, dalam Kick Off tersebut menyampaikan, NTB telah melakukan upaya penurunan angka stunting salah satunya pada tahun 2023 melalui gerakan Gotong Royong Bhakti Stunting. Semangat gotong royong itulah yang sekiranya mempengaruhi penurunan stunting di NTB.

Baca Juga:  "JADI" Diyakini Menang dan Mampu Berbuat Banyak Untuk Sumbawa

“Mudah-mudahan di tahun 2024 kita bisa melanjutkan semangat untuk terus bergerak bersama dalam menurunkan angka stunting di NTB,” ujarnya. Sementara Wabup Sumbawa, Hj. Dewi Noviany mengatakan tentang masalah stunting ini merupakan tantangan serius bagi semua pihak, karena berkaitan dengan masa depan generasi penerus bangsa.

Anak-anak yang mengalami stunting akan memiliki tingkat kecerdasan yang lebih rendah, rentan terhadap penyakit, dan memiliki produktivitas yang rendah di masa dewasa. oleh karena itu, penurunan angka stunting merupakan prioritas utama pemerintah, termasuk di Kabupaten Sumbawa.

Baca Juga:  Disnakeswan Sumbawa Terjunkan 200 Petugas Pemeriksaan Hewan

“Penurunan stunting bukanlah pekerjaan yang dapat diselesaikan oleh satu pihak saja, tetapi diperlukan kerjasama dan kolaborasi dengan berbagai pihak. Tidak hanya itu, evaluasi berkala akan menjadi bagian integral dari upaya percepatan penurunan stunting ini. Pemerintah daerah akan terus memantau dan mengevaluasi dampak program secara berkelanjutan, melakukan perubahan strategis bila diperlukan, dan memastikan bahwa setiap langkah yang diambil memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Wabup.

Diterangkan, rapat koordinasi ini merupakan wujud nyata dari komitmen Pemda Sumbawa buntuk bersinergi dan berkolaborasi dalam menangani masalah stunting. Dalam upaya ini, peran serta seluruh pemangku kepentingan sangatlah penting, mulai dari pemerintah daerah, tenaga kesehatan, pendidik, masyarakat, hingga dunia usaha.

Baca Juga:  Desa Rhee dan Kelurahan Bugis Wakili Sumbawa ke Tingkat Provinsi

“Melalui rapat koordinasi ini, mari kita susun langkah-langkah strategis yang terukur dan terintegrasi untuk melaksanakan gerakan aksi nyata di daerah lokus stunting. Evaluasi terus-menerus akan menjadi kunci keberlanjutan program ini, sehingga kita dapat memastikan dampak positif yang signifikan dalam penurunan angka stunting di Kabupaten Sumbawa,” pungkasnya. (red)