Wakil Gubernur didampingi Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif NTB, Ahmad Nur Aulia, serta Kepala Bidang Pembinaan dan Pengembangan Kepemudaan Dikpora NTB, H. Tarmidzi. (Ist)

NUSRAMEDIA.COM — Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) memberikan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan International Youth Tourism Ambassador (IYTA) 2026, sebuah ajang internasional yang mempertemukan generasi muda dari berbagai negara untuk mempromosikan pariwisata, seni, dan budaya secara berkelanjutan.

Dukungan tersebut disampaikan Wakil Gubernur NTB, Indah Dhamayanti Putri, saat menerima audiensi pengurus Duta Remaja Pariwisata Indonesia (DRPI) dan LKP Seni Mahardika NTB di Ruang Kerja Wakil Gubernur, Rabu (4/6). Pertemuan tersebut membahas kesiapan NTB sebagai tuan rumah IYTA 2026 sekaligus memperkuat kolaborasi dalam pengembangan sumber daya manusia di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

Dalam audiensi itu, Wakil Gubernur didampingi Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif NTB, Ahmad Nur Aulia, serta Kepala Bidang Pembinaan dan Pengembangan Kepemudaan Dikpora NTB, H. Tarmidzi. Hadir pula Founder DRPI dan International Youth Tourism Ambassador, I Gusti Nyoman Ardika Putra, yang memaparkan perkembangan persiapan kegiatan berskala internasional tersebut.

Ardika menjelaskan, tahun 2026 menjadi tonggak penting karena menandai tahun kedelapan penyelenggaraan Duta Remaja Pariwisata Indonesia dan tahun kelima pelaksanaan IYTA. Setelah sukses digelar di sejumlah negara, NTB kembali dipercaya menjadi tuan rumah kegiatan yang mempertemukan pemuda dunia dalam semangat promosi budaya dan pariwisata berkelanjutan.

Baca Juga:  Arafah dan Ampunan-Nya 

“Tujuan utama kami adalah mempromosikan seni, budaya, dan pariwisata secara berkelanjutan. Saat ini enam negara telah mengonfirmasi kehadiran, sementara beberapa negara lainnya masih dalam tahap finalisasi,” ungkap Ardika.

Menurutnya, IYTA bukan sekadar kompetisi, melainkan wadah pembentukan karakter dan peningkatan kapasitas generasi muda. Melalui berbagai program yang disiapkan, peserta akan mendapatkan pengalaman dalam bidang komunikasi, kepemimpinan, diplomasi budaya, serta penguasaan bahasa asing yang menjadi bekal penting untuk bersaing di tingkat global.

Selain itu, Ardika juga memperkenalkan peran LKP Seni Mahardika NTB sebagai lembaga pendidikan nonformal yang fokus pada pengembangan seni, budaya, dan pariwisata. Lembaga tersebut berkomitmen mencetak generasi muda yang memiliki keterampilan, karakter kuat, dan daya saing tinggi dalam menghadapi kebutuhan industri kreatif masa depan.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Gubernur NTB menyampaikan apresiasi atas konsistensi DRPI dalam membina generasi muda sekaligus mempromosikan potensi daerah hingga ke tingkat internasional. Menurutnya, langkah tersebut selaras dengan visi Pemerintah Provinsi NTB untuk melahirkan sumber daya manusia unggul yang mampu berkompetisi secara global tanpa kehilangan identitas budaya lokal.

Baca Juga:  Wabup Sumbawa Tekankan Pentingnya Kolaborasi Bangun Daerah

“Yang paling penting adalah bagaimana anak-anak muda kita mendapatkan ruang untuk berkembang, meningkatkan kepercayaan diri, kemampuan komunikasi, serta wawasan global tanpa melupakan identitas budaya daerah,” ujar Indah Dhamayanti Putri.

Ia menilai IYTA 2026 memiliki nilai strategis karena tidak hanya memperkenalkan kekayaan budaya dan destinasi wisata NTB kepada dunia, tetapi juga membuka peluang bagi generasi muda untuk membangun jejaring internasional serta memperluas pengalaman lintas budaya.

Lebih jauh, Wakil Gubernur mendorong LKP Seni Mahardika NTB untuk terus memperkuat sinergi dengan berbagai lembaga pendidikan dan pelatihan agar semakin banyak pemuda NTB yang dapat mengakses program peningkatan kompetensi.

“Banyak program pelatihan dan pengembangan keterampilan yang dapat dimanfaatkan, baik di sektor pariwisata, ekonomi kreatif, maupun peluang kerja nasional dan internasional. Ini harus dimanfaatkan sebaik-baiknya,” tegasnya.

Baca Juga:  Wagub NTB : APBN Harus Jadi Instrumen Keadilan Pembangunan

Pemerintah Provinsi NTB, lanjutnya, akan terus membuka ruang kolaborasi bagi berbagai inisiatif positif yang bertujuan meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus memperkuat promosi daerah. Dukungan terhadap IYTA menjadi bagian dari upaya membangun citra NTB sebagai daerah yang kaya budaya, ramah investasi, dan memiliki generasi muda kreatif serta berdaya saing tinggi.

IYTA 2026 dijadwalkan berlangsung pada Juli mendatang di NTB dengan melibatkan peserta dari berbagai negara di kawasan Asia dan Afrika serta delegasi dari sejumlah provinsi di Indonesia.

Melalui ajang ini, NTB diharapkan tidak hanya semakin dikenal sebagai destinasi wisata kelas dunia, tetapi juga sebagai pusat lahirnya generasi muda yang inovatif, berprestasi, dan mampu menjadi duta budaya Indonesia di panggung internasional. Dengan semangat “Dari NTB untuk Dunia”, IYTA 2026 menjadi bukti bahwa daerah dapat mengambil peran strategis dalam membangun diplomasi budaya dan memperkuat posisi Indonesia di mata dunia. (*)