Anggota DPR RI Dapil NTB 1 Pulau Sumbawa yang juga Ketua DPW Partai NasDem NTB, H. Mori Hanafi. (Ist)

NUSRAMEDIA.COM — Komitmen menghadirkan akses pendidikan yang lebih luas bagi masyarakat terus ditunjukkan Anggota DPR RI Dapil NTB 1 Pulau Sumbawa, Mori Hanafi. Sabtu (6/6/2026), politisi Partai NasDem itu turun langsung meninjau lokasi pembangunan Sekolah Rakyat (SR) di Kecamatan Badas, Kabupaten Sumbawa.

Sekolah yang direncanakan berdiri di atas lahan seluas 15 hektare tersebut menjadi bagian dari program nasional pemerintah yang diharapkan mampu membuka kesempatan pendidikan berkualitas bagi ribuan anak di Pulau Sumbawa.

Dalam peninjauan tersebut, Mori Hanafi didampingi Bupati Sumbawa Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa Dr. H. Budi Prasetiyo, S.Sos., M.AP., Wakil Ketua III DPRD Sumbawa Zulfikar Demitry, SH., MH., Kepala Bapperinda Dr. Dedi Heriwibowo, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Muhammad Sofyan Largo, ST., serta sejumlah pejabat terkait lainnya.

Program Unggulan Presiden Prabowo

Kepada wartawan, Mori Hanafi menjelaskan bahwa Sekolah Rakyat merupakan salah satu program prioritas nasional yang digagas Presiden Prabowo Subianto untuk memperluas akses pendidikan bagi masyarakat.

Baca Juga:  Reses di Desa Jorok, Haji Salman Siapkan Pokir Rp200 Juta Bantu Aspirasi Warga

Karena itu, ia mendorong agar Kabupaten Sumbawa menjadi salah satu daerah yang memperoleh pembangunan Sekolah Rakyat dengan kapasitas sekitar 3.000 peserta didik.

“Kita meminta agar pada tahun 2026–2027 ini bisa dibangun satu Sekolah Rakyat di Kabupaten Sumbawa dengan kapasitas 3.000 siswa. Ini merupakan program nasional dan menjadi program unggulan Presiden,” ujar Mori.

Menurutnya, kehadiran Sekolah Rakyat akan menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus memberikan kesempatan pendidikan yang lebih merata bagi masyarakat.

Pastikan Lahan dan Regulasi Siap

Mori menegaskan, kunjungan lapangan tersebut bukan sekadar seremonial. Kehadirannya bersama pemerintah daerah dan unsur satuan kerja prasarana strategis bertujuan memastikan seluruh persyaratan pembangunan telah siap, baik dari sisi administrasi, teknis, maupun regulasi.

Ia optimistis proyek tersebut dapat segera direalisasikan karena dukungan Pemerintah Kabupaten Sumbawa dinilai sangat kuat.

“Kehadiran kami untuk memastikan lahannya siap, regulasinya siap, syarat administrasi dan teknisnya juga siap. Melihat dukungan dari Pemerintah Kabupaten Sumbawa, insyaallah pembangunan ini bisa kita wujudkan,” katanya.

Baca Juga:  MTQ NTB 2026 Hadirkan Harmoni Syiar dan Budaya Lewat Tarian Kolosal 300 Penari 

Apabila seluruh tahapan berjalan sesuai rencana, pembangunan fisik diperkirakan dapat dimulai dalam tiga hingga empat bulan ke depan dengan waktu pengerjaan sekitar 10 bulan. Targetnya, fasilitas pendidikan tersebut sudah dapat digunakan pada tahun 2027.

Sumbawa Diproyeksikan Jadi Pusat Sekolah Rakyat

Lebih jauh, Mori Hanafi menyebut Kabupaten Sumbawa diproyeksikan menjadi pusat pengembangan Sekolah Rakyat di Pulau Sumbawa.

Keberadaan fasilitas pendidikan berskala besar ini diharapkan mampu melayani kebutuhan masyarakat dari berbagai wilayah, sekaligus menjadi model pengembangan pendidikan berbasis program nasional di kawasan timur Indonesia.

Selain Sumbawa, pemerintah juga merencanakan pembangunan fasilitas serupa di wilayah Bima guna memperluas pemerataan akses pendidikan di NTB.

Dengan demikian, manfaat program Sekolah Rakyat tidak hanya dirasakan oleh satu daerah, tetapi dapat menjangkau lebih banyak masyarakat di Pulau Sumbawa.

Pemkab Sumbawa Nyatakan Siap Penuh

Sementara itu, Bupati Sumbawa Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., menegaskan kesiapan Pemerintah Kabupaten Sumbawa untuk mendukung penuh realisasi pembangunan Sekolah Rakyat.

Baca Juga:  Konversi BPR Syariah Jadi Fondasi Penguatan Ekosistem Ekonomi Syariah di NTB

Menurutnya, seluruh kewajiban daerah, termasuk penyediaan lahan dan pemenuhan berbagai persyaratan administrasi, akan diselesaikan secepat mungkin agar pembangunan dapat berjalan sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

“Pemerintah Kabupaten Sumbawa sangat siap. Lahan sudah kami siapkan dan kami akan terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat agar seluruh persyaratan administrasi maupun teknis dapat segera dituntaskan. Kami berharap Sekolah Rakyat ini segera terwujud karena akan membuka akses pendidikan yang lebih luas bagi masyarakat Sumbawa,” ujar Bupati.

Harapan Baru Pendidikan Sumbawa

Rencana pembangunan Sekolah Rakyat menjadi kabar menggembirakan bagi dunia pendidikan di Kabupaten Sumbawa. Dengan kapasitas mencapai 3.000 siswa dan dukungan penuh pemerintah pusat maupun daerah, proyek ini diharapkan menjadi tonggak penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan serta memperluas kesempatan belajar bagi generasi muda.

Jika seluruh proses berjalan sesuai target, tahun 2027 akan menjadi momentum lahirnya salah satu pusat pendidikan terbesar di Pulau Sumbawa yang membuka harapan baru bagi masa depan ribuan pelajar dan keluarga di daerah tersebut. (*)