
NUSRAMEDIA.COM — Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) terus berupaya secara totalitas menggali dan memaksimalkan potensi pendapatan daerah.
Berbagai langkah nyata dilakukan untuk mengoptimalkan penerimaan, salah satunya melalui penguatan sektor retribusi dan Lain-Lain Pendapatan Asli Daerah (LLPAD).
Ikhtiar tersebut tercermin dari langkah Bapenda NTB melalui Sub Bidang Retribusi dan Sub Bidang LLPAD yang turun langsung ke lapangan untuk memantau layanan sekaligus mengidentifikasi peluang peningkatan pendapatan daerah.
Pada Rabu (21/10/2026), Kasubid Retribusi dan Kasubid LLPAD Bapenda NTB melaksanakan kunjungan lapangan ke Taman Hutan Raya (Tahura) Nuraksa, Sesaot, termasuk ke Kantor Balai Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Wilayah I.
Kunjungan tersebut dibenarkan oleh Sekretaris Bapenda Provinsi NTB, M. Zuhudy Kadran, S.STP., M.M., pada Jumat (23/10/2026) di Mataram.
Pantau Layanan dan Petakan Potensi Penerimaan
Menurut Sekban Zuhudy, kunjungan lapangan tersebut bertujuan memantau kondisi layanan yang menjadi sumber penerimaan retribusi dan LLPAD.
“Sekaligus mengidentifikasi peluang peningkatan kualitas layanan dan pengembangan potensi penerimaan daerah,” ungkapnya.
Melalui peninjauan langsung ini, Bapenda NTB berupaya melihat kondisi layanan sekaligus menggali peluang yang dapat dikembangkan untuk mendukung optimalisasi pendapatan daerah.
Perkuat Koordinasi dengan Pengelola Layanan
Dalam kunjungan ke sejumlah lokasi tersebut, jelas dia, tim Bapenda NTB telah berdialog dengan Koordinator Pengelola Tahura Nuraksa dan Sesaot serta berdiskusi dengan Kepala Balai KPH Wilayah I.
“Pertemuan itu menjadi ruang koordinasi untuk mengevaluasi layanan yang telah berjalan serta menggali potensi layanan baru yang dapat dikembangkan sebagai sumber pendapatan daerah,” kata Zuhudy.
Koordinasi tersebut menjadi bagian dari upaya mengevaluasi layanan yang telah berjalan sekaligus mengidentifikasi potensi pengembangan layanan baru yang dapat menjadi sumber pendapatan daerah.
Dorong Optimalisasi Retribusi dan LLPAD untuk Tingkatkan PAD
“Melalui kegiatan itu, Bapenda NTB mendorong penguatan sinergi dengan pengelola layanan untuk meningkatkan kualitas pelayanan, mengoptimalkan potensi retribusi dan LLPAD, serta mendukung peningkatan PAD NTB,” pungkasnya. (*)













