
NUSRAMEDIA.COM — Panitia Seleksi (Pansel) secara resmi membuka Seleksi Terbuka Pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumbawa.
Seleksi ini dilakukan untuk mengisi empat jabatan kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang hingga kini masih dijabat oleh Pelaksana Tugas (PLt).
Empat jabatan strategis tersebut meliputi Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD), Kepala Dinas Sosial, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), serta Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans).
Ketua Pansel yang juga Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa, Dr. H. Budi Prasetiyo, S.Sos., M.AP, menjelaskan bahwa pelaksanaan seleksi terbuka ini merupakan amanat regulasi nasional.
Di antaranya Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang ASN, PP Nomor 17 Tahun 2020 tentang Manajemen PNS, serta PermenPANRB Nomor 15 Tahun 2019 mengenai pengisian JPT secara terbuka dan kompetitif.
Dalam Pengumuman Nomor: 002/PANSELJPT/I/2026, Pansel mengundang seluruh Pegawai Negeri Sipil yang memenuhi persyaratan untuk mengikuti seleksi.
Pendaftaran dibuka mulai 29 Januari hingga 12 Februari 2026 dan dilakukan secara daring melalui laman asnkarier.bkn.go.id menggunakan akun MyASN masing-masing. Setiap pelamar diperbolehkan mendaftar maksimal dua jabatan.
Budi Prasetiyo mengungkapkan, persyaratan administrasi yang ditetapkan cukup ketat. Peserta wajib berstatus PNS dengan pangkat minimal Pembina (IV/a), pernah atau sedang menduduki jabatan Administrator minimal dua tahun.
Serta, masih kata Budi Prasetiyo, memiliki pengalaman jabatan terkait minimal lima tahun. Selain itu, usia maksimal pelamar adalah 56 tahun saat pelantikan. Tak hanya itu, peserta juga harus memiliki nilai kinerja dua tahun terakhir minimal baik.
Kemudian tidak pernah dijatuhi hukuman disiplin sedang atau berat, tidak berstatus tersangka pidana, serta telah menyerahkan LHKPN/LHKASN dan SPT Pajak Tahun 2025.
Persyaratan kesehatan jasmani dan rohani serta bebas narkoba juga menjadi ketentuan wajib. Peserta seleksi diwajibkan mengunggah sejumlah dokumen pendukung.
Mulai dari SK jabatan terakhir, ijazah, CV, pakta integritas, sertifikat diklat, surat keterangan bebas disiplin, surat keterangan sehat, hingga pasfoto berlatar merah.
“Format dokumen dapat diunduh melalui laman bkpsdm.sumbawakab.go.id,” ujar Budi. Adapun tahapan seleksi meliputi seleksi administrasi dan rekam jejak, asesmen kompetensi (assessment center).
Selanjutnya, masih kata Budi, yakni penulisan makalah secara langsung, hingga wawancara akhir. Pengumuman hasil akhir seleksi dijadwalkan pada 21 Februari 2026.
Ia menegaskan, seluruh proses seleksi tidak dipungut biaya apa pun. Namun, biaya pemeriksaan kesehatan, administrasi, transportasi, dan akomodasi selama proses seleksi menjadi tanggungan masing-masing peserta.
“Dengan dibukanya seleksi ini, diharapkan jabatan-jabatan strategis tersebut dapat segera diisi oleh ASN yang kompeten, berintegritas, dan profesional guna memperkuat kinerja pemerintahan daerah,” pungkasnya. (*)













