Ketua Forum Kepala Desa Kecamatan Moyo Hulu, Alwan Hidayat, S.Pd.I., NL.P. (Ist)

NUSRAMEDIA.COM — Musibah kebakaran kembali melanda wilayah Kecamatan Moyo Hulu. Sebuah rumah milik Ahmad Mursali yang berada di Dusun Makmur, RT 011/RW 006, Desa Semamung, ludes dilalap api pada Minggu (19/7/2026) sekitar pukul 14.00 WITA.

Berdasarkan laporan Pemerintah Desa Semamung, kebakaran menghanguskan seluruh bangunan rumah beserta berbagai barang berharga milik korban. Akibat peristiwa tersebut, kerugian ditaksir mencapai sekitar Rp200 juta. Sementara itu, penyebab kebakaran hingga kini masih dalam penyelidikan pihak berwenang.

Sesaat setelah api berkobar, warga bersama Pemerintah Desa Semamung bergotong royong melakukan pemadaman menggunakan peralatan seadanya untuk mencegah api merambat ke rumah-rumah di sekitarnya. Upaya tersebut terus dilakukan hingga tim pemadam kebakaran tiba di lokasi dan berhasil mengendalikan kobaran api.

Baca Juga:  Ketua DPRD Sumbawa Resmi Buka Pameran dan Ekshibisi Bonsai PPBI, Menuju Pameran Nasional 2027

Peristiwa ini kembali memunculkan desakan agar Pemerintah Kabupaten Sumbawa segera memperkuat layanan pemadam kebakaran di wilayah Kecamatan Moyo Hulu yang selama ini dinilai memiliki keterbatasan akses terhadap armada Damkar.

Ketua Forum Kepala Desa Kecamatan Moyo Hulu, Alwan Hidayat, S.Pd.I., NL.P., mendesak Bupati Sumbawa segera menempatkan satu unit mobil pemadam kebakaran yang siaga di Kecamatan Moyo Hulu. Menurutnya, keberadaan armada tersebut sudah menjadi kebutuhan mendesak mengingat luas wilayah, jauhnya jangkauan pelayanan dari pos Damkar yang ada saat ini, serta besarnya jumlah penduduk yang harus mendapatkan perlindungan.

Baca Juga:  Kartu Sumbawa Pintar Resmi Diluncurkan, Komitmen Bupati Jarot Bangun SDM Unggul dari Desa

“Musibah kebakaran di Desa Semamung menjadi pelajaran penting bagi kita semua. Kami mendesak Bupati Sumbawa agar segera menghadirkan satu unit mobil Damkar yang standby di Kecamatan Moyo Hulu. Ini bukan sekadar kebutuhan fasilitas, tetapi menyangkut keselamatan masyarakat. Dengan luas wilayah, jarak antar desa yang cukup jauh, serta jumlah penduduk yang besar, kehadiran Damkar di Moyo Hulu sudah menjadi kebutuhan yang sangat mendesak,” tegas Alwan.

Ia menilai, kecepatan respons merupakan faktor paling menentukan dalam setiap penanganan kebakaran. Semakin lama waktu tempuh armada menuju lokasi kejadian, semakin besar pula potensi kerusakan dan kerugian yang harus ditanggung masyarakat.

Baca Juga:  Prabowo Resmikan Bendungan Meninting, Tegaskan Air Harus Sampai kepada Petani

Karena itu, Forum Kepala Desa Kecamatan Moyo Hulu berharap Pemerintah Kabupaten Sumbawa segera menjadikan pengadaan sekaligus penempatan satu unit mobil pemadam kebakaran di Kecamatan Moyo Hulu sebagai prioritas pelayanan publik di bidang penanggulangan bencana.

“Kami berharap musibah ini menjadi momentum bagi pemerintah daerah untuk memperkuat sistem pelayanan kedaruratan. Kehadiran Damkar yang siaga di Moyo Hulu akan memberikan rasa aman bagi masyarakat sekaligus mempercepat penanganan ketika bencana kebakaran terjadi,” tutup Alwan, didampingi Wakil Ketua Forum Kepala Desa Kecamatan Moyo Hulu, Rudi Mustaid, NL.P. (*)