SOSMAS

Pernah Dibantu Biaya Operasinya, HMS Sapa Langsung Bocah Ini : “Alhamdulillah Kini Sudah Sehat dan Normal”

Anggota DPR RI Fraksi PAN Dapil NTB 1 Pulau Sumbawa, Dr. H. Muhammad Syafrudin (HMS) secara langsung menyapa seorang bocah yang pernah menderita Hipospadia.

NUSRAMEDIA.COM — Anggota DPR RI Fraksi PAN Dapil NTB 1 Pulau Sumbawa, Dr. H. Muhammad Syafrudin (HMS) secara langsung menyapa seorang bocah yang pernah menderita Hipospadia.

Hipospadia adalah kondisi kelainan bawaan lahir yang menyebabkan letak lubang kencing (uretra) laki-laki tidak pada posisi yang seharusnya. Sebelumnya, bocah MF (5) pernah dibantu oleh HMS untuk biaya operasinya.

Pertemuan antara HMS dan MF itu tepat pada saat dirinya melaksanakan kampanye diwilayah Kecamatan Nungga, Kota Bima pada Jum’at (19/01/2024) lalu. MF diketahui telah menderita hipospadia sejak lahir.

Baca Juga:  Wabup Sumbawa Serahkan Bantuan Untuk Korban Banjir Buer

Sebagai bentuk perhatian dan kepeduliannya, Caleg DPR RI dari Partai Amanat Nasional (PAN) tersebut langsung memberikan bantuan berupaya biaya operasi kepada MF beberapa waktu lalu.

Arif M Zain selaku Ketua Endri’S Foundation (EF) Cabang Bima mengatakan, MF lahir dengan kondisi yang tidak biasa. MF merupakan anak yatim dari tiga bersaudara. MF kini tinggal bersama ibunya. Sedangkan bapaknya telah meninggal dunia.

Ibunya, ungkap M Zain, masuk dalam kategori keluarga pra sejahtera. Ia bekerja sebagai buruh tani, pengrajin kain tenun tradisional berpenghasilan rendah.

Baca Juga:  HMS Berikan Bantuan Untuk Pembangunan Masjid Al-Mujahidin

“Kondisi itulah yang membuat HMS tergerak dan terpanggil untuk membantu biaya pengobatan mereka,” beber M Zain. Sejak November 2021, HMS konsisten berkolaborasi dengan Endri’S Foundation (EF) Cabang Bima.

Ini dalam mendampingi dan membantu biaya operasi juga biaya hidup bocah tersebut bersama keluarga selama proses pengobatannya di RSUD Provinsi NTB yang memakan waktu setahun setengah.

“Setelah melewati proses operasi sebanyak 4 kali secara bertahap dan perjuangan panjang selama 1,5 tahun tersebut, pada 25 Februari 2023 lalu (MF) sudah dinyatakan sehat dan kembali normal seperti anak-anak yang lain,” jelasnya.

Baca Juga:  Ratusan Peserta BPJS PBI APBD Dinonaktifkan

Sementara itu, HMS menegaskan bahwa masalah sosial dan keumatan itu adalah masalah bersama. “Dan sudah menjadi kewajiban dan tanggungjawab kami sebagai legislatif,” tegasnya.

“Alhamdulillah kini (MF) sudah sehat dan normal. Saya turut senang dan bahagia. Selagi masih ada matahari tidak boleh ada satu orangpun yang kehilangan haraPAN,” tutup HMS. (red)