SOSMAS

Sanggar Kemas Maras Promosikan MXGP Samota dari Bumi Arema

108

NUSRAMEDIA.COM — Senin (12/6) lalu, Sanggar Kemas Maras Sumbawa-Malang sukses menyelenggarakan dies natalis yang ke-6. Menariknya lagi, melalui kesempatan ini Sanggar Kemas Maras juga mempromosikan MXGP Samota di Malang.

Acara yang mengangkat tema “Meningkatkan Regenerasi dan Eksistensi Sanggar Kemas Maras melalui Semangat MXGP Samota 2022” itu berlangsung tepatnya di Ngudeg Kopi.

Acara itu terlaksana dengan baik. Pasalnya, mampu menarik perhatian pengunjung. Baik tamu undangan, maupun masyarakat yang ada disekitar lokasi. Bahkan, ratusan mahasiswa asal Sumbawa hadir dalam dikegiatan ini.

Nampak pula para senior yang melanjutkan studi maupun menetap di Kota Malang. Kegiatan Dies Natalis Sanggar Kemas Maras yang ke-6 dikonsep dengan selebrasi keberhasilan yang sudah bertahan selama 6 tahun, sekaligus menjadi ajang promosi event MXGP Samota 2022.

Baca Juga:  Posyandu Keluarga Diminta Tetap Aktif Lakukan Pemantauan

Dalam acara tersebut, ditampilkan beragam atraksi. Diantaranya Persembahan Tari Nguri yang menyatu dengan pesta kembang api. Ada pula penampilan ngumang yang dipadukan dengan promosi MXGP Samota.

Menampilkan terlebih dahulu video promosi MXGP Samota, dilanjutkan dengan video perjalanan seorang mahasiswa dari Samota Sumbawa (wilayah sirkuit) ke Kota Malang untuk membawa pesan tentang penyelenggaraan event internasional di Tana Intan Bulaeng.

Serunya lagi, sosok Dodi (talent ngumang) pun tiba dilokasi acara dengan garang menggeber-geber trail yang di tungganginya. Dari atas panggung, terucap pesan lewat bahasa lawas ngumang ; “Balong gama tu marenta, Boat dunia pang kita, Tu dadi wakil Indonesia”

Baca Juga:  Bang Zul : "Menjadi Seorang Pemimpin Bukan Mencari Kehidupan dalam Jabatannya"

Ketua Sanggar Seni Kemas Maras Ferdy Marta Yulinsyah yang dikonfirmasi, Kamis (16/6) menyampaikan, bahwa acara ini dikonsep seminimalis mungkin tanpa mengurangi nilai-nilai kebudayaan Sumbawa yang adiluhung.

Dimana pesan yang disampaikan diterima secara utuh oleh para penonton yang hadir pada acara tersebut. Penyelenggaraan kegiatan ini bukan tanpa hambatan, terutama saat persiapan seperti fasilitas dan juga pendanaan.

Namun, kata Ferdy, berkat kerja keras panitia, talent, dan sumbangsih para donatur, kegiatan dapat terselenggara sebagaimana yang diharapkan. Hal terpenting selain ajang promosi MXGP Samota 2022, sambungnya, momentum ini juga untuk kebangkitan kembali Sanggar Kemas Maras pasca Pandemi COVID-19.

Adapun harapan terbesarnya, kata Ferdy, yang mana sanggar tersebut dapat eksis untuk melestarikan dan mempromosikan Budaya Samawa khususnya di Kota Malang.

Baca Juga:  Doktor Najam : "Mari Belajar dari Ibnu Khaldun"

“Saya mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang sudah mendukung kagiatan ini, terutama kepada panitia dan talent yang sudah bekerja keras menyukseskan kegiatan ini,” ucapnya.

Kehadiran Sanggar Kemas Maras, diharapkan menjadi ikhtiar dan perpanjangan tangan pemerintah dalam melestarikan dan mempromosikan budaya serta pariwisata Sumbawa kepada masyarakat luas, khususnya di Kota Malang.

“Kehadiran dan kerja keras Tau Samawa Ngalam pada kegiatan ini telah mampu mencerminkan Budaya Tau Samawa (saling tulang, saling totang, saling tulung) yang menjadi bukti nyata dari slogan Sabalong Samalewa menuju Sumbawa Gemilang Yang Berkeadaban,” demikian tutup Ferdy. (red) 

Artikel sebelumyaWaka DPRD Bima : Tidak Ada Penyerahan Asset Tanpa Persetujuan Lembaga Dewan
Artikel berikutnyaStaf Kampus Diduga Perkosa Mahasiswi