SOSMAS

Taman Bugis dan Jembatan Kerangka Baja Dipercantik

125

NUSRAMEDIA.COM — Sejak dipimpin oleh Lurah yang baru, Kelurahan Bugis, Kecamatan Sumbawa nampak berubah seakan “disulap” lebih cantik.

Pasalnya, beberapa titik fasilitas umum (fasum) yang ada dilingkup Bugis, seperti taman dan jembatan kerangka baja ditata dan dipoles lebih baik.

Euis Kurniasih selaku Lurah Bugis mengatakan, lokasi taman bugis yang terletak ditengah kota sudah seharusnya dijadikan perhatian bersama.

Terlebih kondisi yang nampak kumuh sudah cukup lama terjadi. Sehingga, menurut Lurah Bugis, harus segera dilakukan sebuah gerakan menuai perubahan.

Baca Juga:  Sosok Putu Ekadana Dimata Mereka

“Sebelumnya lokasi itu kumuh cukup lama. Sekarang sudah dipercantik,” kata Euis Kurniasih didampingi Sekretaris Lurah setempat, Indra Dinata.

Diungkapkannya, bahwa pembenahan taman dikerjakan kurang dari satu bulan. Itu dilakukan bersama sekretaris dan staf kelurahan, kader posyandu, PKK.

Termasuk pula, para Ketua RW/RT, masyarakat dan para pedagang setempat. “Sebelumnya kami mengajak para pedagang untuk rapat, supaya tau apa yang diinginkan,” katanya.

“Sehingga sepakat taman Bugis dibenahi bersama. Tanpa (ada rasa) terpaksa mereka siap bongkar pasang lapak yang ada,” tambah Lurah.

Baca Juga:  Bunda Niken Ajak Kader Perkuat Semangat dan Pengabdian

Selain taman, pihaknya juga membenahi jembatan kerangka baja. Saat ini sudah dilengkapi lampu penerang jalan dan ditambah bunga agar terlihat lebih indah.

“Ada lampu bantuan dari Dinas PRKP. Setelah kami silaturahim, dan melaporkan kondisi jembatan yang gelap, maka langsung direspon,” ungkap Lurah Bugis.

Sementara itu, Seklur Bugis Indra Dinata menambahkan, pihaknya menginginkan Sumbawa terlihat lebih bersih. Hal itu perlu dukungan semua pihak.

“Lurah sangat luar biasa, bisa membangun komunikasi yang baik dengan semua pihak. Sehingga taman dan jembatan bisa terlihat lebih indah,” pujinya.

Baca Juga:  Gubernur NTB : "Rumah Sederhana Tapi Dihuni Orang Berjiwa Besar"

“Sejak 12 tahun lalu taman ini tidak bisa dibenahi. Tapi dalam kurang satu bulan, bisa ditata. Walau kecil, tapi ini sangat bermanfaat bagi semua,” demikian ia menambahkan.

Untuk diketahui, pihak kelurahan bugis bertekad akan terus melakukan berbagai upaya dalam melakukan pembenahan. Termasuk pada lingkungan daerah aliran sungai (DAS) yang ada untuk terus dijaga kebersihannya. (red) 

Artikel sebelumyaPedasnya Menantang, The Sultan Food Luncurkan Raja Sambal
Artikel berikutnyaPKS Siapkan Iwan Surambian ke DPRD NTB, Abdul Hadi ke DPR RI?