Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, saat secara resmi melepas peserta Pawai Alegoris dalam rangka memperingati HUT RI yang ke-81. (Ist)

NUSRAMEDIA.COM — Semangat kemerdekaan tidak cukup hanya diucapkan, tetapi harus diwujudkan melalui tindakan nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat dan kemajuan daerah.

Pesan tersebut disampaikan Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, saat secara resmi melepas peserta Pawai Alegoris dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Lapangan Pahlawan Sumbawa Besar, Sabtu (15/8/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Wakil Bupati didampingi unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) atau yang mewakili, staf ahli Bupati, kepala organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, serta panitia pelaksana.

Kemerdekaan Harus Diisi dengan Kegiatan Positif

Dalam sambutannya, Mohamad Ansori menegaskan bahwa peringatan HUT Kemerdekaan RI hendaknya menjadi momentum untuk mengisi kemerdekaan dengan berbagai kegiatan positif yang melibatkan seluruh lapisan masyarakat.

“Sore ini (kemarin) kita lepas pawai alegoris untuk umum Kabupaten Sumbawa dalam rangka memeriahkan HUT RI ke-81. Kita maknai bahwa ini untuk mengisi kemerdekaan,” ujar Wabup.

Baca Juga:  DPRD dan Pemkab Sumbawa Sepakati 9 Ranperda Jadi Perda Tahun 2026

Menurutnya, kemerdekaan yang telah diperjuangkan para pahlawan harus dijaga dan diteruskan melalui kontribusi nyata setiap elemen masyarakat.

Semangat tersebut dapat diwujudkan melalui kegiatan yang memperkuat kebersamaan, kreativitas, gotong royong, kepedulian sosial, serta partisipasi masyarakat dalam pembangunan daerah.

Bukan Sekadar Slogan, tetapi Aksi Nyata

Mohamad Ansori mengingatkan bahwa makna kemerdekaan tidak boleh berhenti sebagai slogan atau seremoni tahunan.

Kemerdekaan harus menjadi energi untuk terus bergerak membangun daerah dan meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat.

Karena itu, ia mengajak seluruh masyarakat Sumbawa menjadikan momentum HUT RI ke-81 sebagai kesempatan untuk memperkuat semangat persatuan dan bersama-sama mengambil peran dalam pembangunan.

Baginya, setiap masyarakat memiliki kontribusi dalam mengisi kemerdekaan sesuai dengan bidang dan kemampuan masing-masing.

Baca Juga:  Semester I 2026, Investasi NTB Tembus Rp33,73 Triliun, Semakin Berkualitas dan Inklusif

Pawai Alegoris Jadi Wadah Budaya dan Persatuan

Lebih dari sekadar hiburan, Wakil Bupati menilai Pawai Alegoris memiliki nilai sosial dan budaya yang penting bagi masyarakat.

Kegiatan tersebut menjadi ruang silaturahmi yang mempertemukan berbagai elemen masyarakat dalam suasana penuh kegembiraan dan kebersamaan.

Pawai juga menjadi momentum untuk menampilkan kreativitas sekaligus kekayaan budaya daerah. Berbagai kreasi yang ditampilkan peserta menjadi bagian dari upaya menjaga identitas dan warisan budaya di tengah perkembangan zaman.

Di sisi lain, kegiatan tersebut juga memperkuat rasa persatuan dan kesatuan. Masyarakat dari berbagai latar belakang dapat berkumpul dan berpartisipasi bersama dalam merayakan hari bersejarah bagi bangsa Indonesia.

Semangat Kemerdekaan untuk Sumbawa yang Lebih Maju

Wakil Bupati berharap semangat yang tercipta dalam peringatan HUT RI ke-81 tidak berhenti setelah rangkaian kegiatan berakhir.

Baca Juga:  KUA-PPAS 2027 Disampaikan, Sumbawa Bidik Pendapatan Rp1,92 Triliun dan Perkuat Kemandirian Fiskal

Semangat kebersamaan, gotong royong, kreativitas, dan persatuan yang tercermin dalam Pawai Alegoris diharapkan terus dibawa dalam kehidupan sehari-hari.

Dengan semangat tersebut, masyarakat diharapkan semakin solid dalam mendukung pembangunan Kabupaten Sumbawa serta menjaga persatuan dan keharmonisan daerah.

Di penghujung sambutannya, Mohamad Ansori menyampaikan ucapan selamat ulang tahun kemerdekaan kepada seluruh masyarakat Sumbawa.

“Sekali lagi selamat Hari Ulang Tahun Negara Kesatuan Republik Indonesia ke-81. Sekali merdeka, tetap merdeka!” tutupnya.

Pelepasan Pawai Alegoris tersebut pun menjadi salah satu momentum penting dalam rangkaian peringatan HUT RI ke-81 di Kabupaten Sumbawa, sekaligus menjadi simbol bahwa semangat kemerdekaan harus terus hidup melalui kebersamaan dan aksi nyata seluruh masyarakat. (*)