Polres Sumbawa melalui Sat Resnarkoba kembali berhasil mengungkap tindak pidana peredaran narkotika jenis sabu di wilayah hukumnya. (Ist)
Polres Sumbawa melalui Sat Resnarkoba kembali berhasil mengungkap tindak pidana peredaran narkotika jenis sabu di wilayah hukumnya. (Ist)

NUSRAMEDIA.COM — Polres Sumbawa melalui Sat Resnarkoba kembali berhasil mengungkap tindak pidana peredaran narkotika jenis sabu di wilayah hukumnya. Dalam pengungkapan tersebut, Dua orang pria berinisial MS (39) dan CO (30) yang merupakan warga Desa Empang Bawah, Kecamatan Empang diringkus Selasa 14 Mei 2024 sekitar pukul 20.00 WITA. Dari keduanya diamankan barang bukti berupa narkoba jenis sabu seberat 108,40 gram.

Kapolres Sumbawa AKBP Heru Muslimin S.I.K, M.I.P, melalui Kasat Narkoba AKP Tamrin S.Sos., membenarkan hal tersebut. Dikatakan, pengungkapan berawal dari informasi masyarakat,bahwa di rumah terduga pelaku di wilayah Empang kerap dijadikan lokasi untuk transaksi narkotika jenis sabu.

Baca Juga:  Atlet Atletik Sumbawa Bersinar di Kejurprov NTB 2026, KONI Beri Apresiasi Tinggi

“Berdasarkan informasi tersebut, kami kembali melakukan penyelidikan mendalam sehingga berhasil melakukan pengungkapan dan menangkap para pelaku beserta barang bukti,” ungkap Kasat. Disebutkan Kasat, dalam penangkapan tersebut pihaknya mengamankan 20 poket kristal putih yang diduga sabu dengan berat bruto total 108,40 gram.

Selain itu barang bukti terkait sabu juga turut diamankan berupa 3 bendel klip obat kosong, 1 buah skop plastik,2 buah korek gas,2 unit HP android,1 lembar kantong plastik hitam dan uang tunai Rp. 1.125.000.

Baca Juga:  Lombok Tengah Juara Umum MTQ XXXI NTB, Teguhkan Langkah Menuju Serambi Al-Qur’an

Berdasarkan keterangan salah satu terduga pelaku MS bahwa sabu tersebut di dapatnya dari seseorang berinisial R yang beralamat di Kecamatan Lape yang dipesan melalui telepon dan di antarkan ke rumah terduga pelaku MS. Selanjutnya, Kedua terduga pelaku beserta seluruh barang bukti di bawa dan diamankan ke Mapolres Sumbawa guna proses hukum lebih lanjut. (red)