Kepala Dinas PRKP Sumbawa, Dian Sidharta. (Ist)

NUSRAMEDIA.COM — Pemerintah Kabupaten Sumbawa melalui Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) mengalokasikan anggaran sebesar Rp1,56 miliar untuk memperbaiki 104 unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang tersebar di berbagai kecamatan.

Program ini dipastikan segera memasuki tahap pelaksanaan setelah seluruh proses survei dan verifikasi lapangan dirampungkan. Kepala Dinas PRKP Sumbawa, Dian Sidharta, menyatakan bahwa anggaran telah tersedia dan kini tinggal menunggu realisasi di lapangan.

“Anggarannya sudah siap, tinggal pelaksanaan yang kami rencanakan dalam waktu dekat,” ujarnya, Jumat (24/4/2026). Setiap unit RTLH akan menerima bantuan sebesar Rp15 juta.

Baca Juga:  DPRD NTB Desak Reformasi Kinerja : Tak Cukup Seremonial, Harus Berdampak

Proses pengerjaan dilakukan secara swakelola dengan melibatkan partisipasi masyarakat setempat, sehingga diharapkan tidak hanya mempercepat pembangunan tetapi juga memberdayakan warga.

Berdasarkan hasil verifikasi, sebagian besar rumah yang menjadi sasaran program berada dalam kondisi rusak berat dan membutuhkan penanganan segera. “Mayoritas kondisinya rusak berat, sehingga dinilai layak mendapatkan bantuan dengan nominal tersebut,” jelas Dian.

Ia menegaskan, penanganan RTLH masih menjadi prioritas pemerintah daerah, mengingat jumlah rumah tidak layak huni di Kabupaten Sumbawa masih tergolong tinggi.

Baca Juga:  OPD Diminta Nge-gas : Serapan Anggaran Sumbawa Masih Rendah

Selain bersumber dari APBD, pemerintah daerah juga mencatat adanya rencana tambahan penanganan sekitar 100 unit RTLH di kawasan Jempol melalui program pemerintah pusat.

Namun, hingga saat ini pelaksanaannya masih menunggu kepastian. “Kami masih menunggu kejelasan dari pusat, sambil terus berkoordinasi agar program ini bisa segera berjalan,” katanya.

Dinas PRKP memastikan bantuan difokuskan kepada Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR). Seluruh penerima telah melalui proses verifikasi ketat, baik dari sisi kondisi sosial ekonomi maupun hasil pengecekan langsung di lapangan.

Baca Juga:  Anggota Komisi V DPR Abdul Hadi Soroti Jalan Bolong, Terminal hingga Tiket Pelabuhan

“Kami pastikan bantuan ini tepat sasaran, benar-benar untuk masyarakat yang membutuhkan,” tegasnya. Program ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas hunian warga sekaligus mendorong perbaikan taraf hidup masyarakat di Kabupaten Sumbawa. (*)