
NUSRAMEDIA.COM — Dalam momentum peringatan Hari Buruh Internasional, Anggota Komisi IV DPR RI, H. Johan Rosihan, S.T., M.H., menyampaikan pesan kuat tentang pentingnya keadilan dan perlindungan bagi pekerja di Indonesia.
Menurutnya, peringatan Hari Buruh tidak boleh berhenti pada seremoni tahunan, tetapi harus menjadi refleksi sekaligus pengingat bahwa peran buruh sangat fundamental dalam menopang kehidupan berbangsa dan bernegara.
“Hari ini kita tidak sekadar memperingati, tetapi menegaskan kembali bahwa setiap keringat pekerja adalah fondasi bagi berdirinya bangsa ini. Buruh bukan hanya roda penggerak ekonomi, tetapi juga penjaga martabat kemanusiaan dalam dunia kerja,” ujarnya.
Legislator Senayan jebolan dari Daerah Pemilihan (Dapil) NTB 1 Pulau Sumbawa itupun lantas menekankan, bahwa sudah saatnya negara hadir lebih kuat dan nyata dalam memastikan kesejahteraan pekerja.
Hal tersebut mencakup pemberian upah yang layak, jaminan kerja yang adil, perlindungan sosial yang menyeluruh, serta terciptanya ruang dialog yang sehat antara pekerja dan pemberi kerja.
Lebih lanjut, Johan menegaskan bahwa perjuangan buruh sejatinya adalah perjuangan untuk keadilan sosial. Oleh karena itu, ia mengingatkan agar pemenuhan hak-hak pekerja tidak terus ditunda.
“Perjuangan buruh adalah perjuangan keadilan. Dan keadilan tidak boleh ditunda,” tegas pria kelahiran asal Sumbawa, Provinsi Nusa Tenggara Barat yang juga Pimpinan Badan Penganggaran MPR RI tersebut.
Di akhir pernyataannya, ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pekerja Indonesia yang telah menunjukkan dedikasi, ketangguhan, dan kontribusi nyata dalam membangun negeri di tengah berbagai tantangan.
“Terima kasih kepada seluruh pekerja Indonesia yang terus berkarya, bertahan, dan berkontribusi untuk negeri,” demikian tutup Anggota Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tersebut. (*)













