Anggota DPR RI Fraksi PKS Dapil NTB 1 Pulau Sumbawa saat menghadiri Halal Bihalal yang digelar DPD PKS Sumbawa. (Ist)

NUSRAMEDIA.COM — Anggota DPR RI Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dari Dapil NTB 1 Pulau Sumbawa, H. Johan Rosihan, S.T., M.H., menghadiri acara Halal Bihalal yang diselenggarakan oleh DPD PKS Sumbawa, Sabtu (4/4).

Dalam kesempatan tersebut, Johan Rosihan menegaskan bahwa momentum Halal Bihalal tidak hanya dimaknai sebagai tradisi saling memaafkan, tetapi juga sebagai sarana penting untuk memperkuat konsolidasi ruhiyah dan organisasi.

Menurutnya, situasi global saat ini tengah diwarnai berbagai tantangan serius, mulai dari konflik geopolitik, tekanan ekonomi, hingga ancaman krisis pangan.

Baca Juga:  Buka Pentas Dakwah BKMT, Wabup Sumbawa Dorong Peran Strategis Majelis Taklim

Ia menilai, banyak krisis tersebut berakar pada nilai-nilai negatif seperti kesewenang-wenangan (thughyan), kerusakan moral (fahisyah), dan kesombongan (istikbar).

“Di tengah kondisi ini, kader PKS harus hadir sebagai kekuatan penyejuk, memperkuat nilai-nilai kebaikan, serta menghadirkan solusi nyata di tengah masyarakat,” ujarnya.

Anggota Komisi IV DPR RI itu juga menekankan pentingnya menjaga optimisme. Ia mengutip pesan Al-Qur’an bahwa akhir yang baik akan berpihak kepada orang-orang yang bertakwa.

“Kita ingin menegaskan bahwa harapan itu tetap ada. Al-Qur’an memberikan kepastian: wa’aqibatu lil muttaqin—akhir yang baik itu bagi orang-orang yang bertakwa,” tegasnya.

Baca Juga:  Disnakertrans Sumbawa Asumsikan Pembayaran Berjalan Normal

Lebih lanjut, Johan mengajak seluruh kader untuk menjadikan Halal Bihalal sebagai momentum mempererat ukhuwah, merapatkan barisan, serta memastikan bahwa dakwah tidak berhenti pada tataran wacana, tetapi diwujudkan dalam kerja nyata.

“Melalui Halal Bihalal ini, kita perkuat ukhuwah, kita rapatkan barisan, dan kita pastikan dakwah hadir dalam aksi nyata—menguatkan ketahanan umat, menjaga persatuan, serta menjadi bagian dari solusi bangsa, khususnya di Sumbawa yang kita cintai,” pungkasnya. (*)