
NUSRAMEDIA.COM — Rangkaian kegiatan Sekolah Pilar Muda resmi ditutup pada Sabtu, 23 Mei 2026 di Aula H.A. Mudji Taslim. Kegiatan yang diselenggarakan melalui kerja sama MPR RI bersama MY Institute tersebut menjadi penutup dari seluruh proses pembinaan pelajar dan pemuda se-Kabupaten Sumbawa yang telah mengikuti berbagai rangkaian kegiatan kepemimpinan, diskusi, hingga pembentukan proyek sosial.
Acara penutupan berlangsung mulai pukul 20.48 WITA dengan suasana penuh kebersamaan dan semangat apresiasi terhadap seluruh delegasi Sekolah Pilar Muda. Kegiatan ini dihadiri oleh pelajar dan pemuda dari berbagai wilayah di Kabupaten Sumbawa yang sebelumnya telah mengikuti seluruh tahapan program Sekolah Pilar Muda.
Sebelum acara resmi dibuka oleh pembawa acara, kegiatan diawali dengan penampilan bakilung yang dipersembahkan oleh delegasi peserta, yakni Alya Tri Ramadhani dan Rizkia Ananda Tion Putri. Penampilan tersebut menjadi pembuka suasana malam penutupan yang berlangsung hangat dan penuh antusiasme dari seluruh peserta yang hadir.
Setelah penampilan pembuka, acara kemudian dipandu oleh MC Rabiyatunnisah yang secara resmi membuka kegiatan penutupan Sekolah Pilar Muda pada pukul 20.52 WITA. Sejak awal kegiatan, suasana aula dipenuhi semangat kebersamaan antara peserta, panitia, dan seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan Sekolah Pilar Muda.
Pada sesi sambutan sekaligus penutupan, Wakil Ketua Badan Penganggaran MPR RI sekaligus Ketua Komite Sekolah Pilar Muda, H. Johan Rosihan, S.T., M.H., CPM, menyampaikan harapannya agar seluruh peserta mendapatkan hal-hal baik dari seluruh rangkaian kegiatan yang telah dilaksanakan selama beberapa hari terakhir.
Dalam sambutannya, H. Johan Rosihan menjelaskan bahwa Sekolah Pilar Muda merupakan salah satu bentuk jawaban atas kekhawatiran terhadap krisis kepemimpinan di Kabupaten Sumbawa. Menurutnya, generasi muda memiliki peran penting dalam menentukan arah masa depan daerah dan bangsa sehingga perlu dipersiapkan sejak dini agar mampu menjadi pemimpin yang memiliki kapasitas dan kepedulian terhadap masyarakat.
Ia menegaskan bahwa kecintaan terhadap Indonesia dan daerah harus diwujudkan melalui kesiapan untuk menata dan membangun daerah menjadi lebih baik. Oleh karena itu, ia mengajak seluruh peserta agar terus mempersiapkan diri dan tidak menyerah terhadap kondisi yang dihadapi saat ini.
Dalam kesempatan tersebut, H. Johan Rosihan juga berpesan kepada seluruh delegasi bahwa apabila ingin Indonesia dan Kabupaten Sumbawa menjadi lebih baik, maka generasi muda harus mulai membangun kualitas diri, memperkuat kapasitas kepemimpinan, serta memiliki keberanian untuk mengambil peran nyata di masyarakat.
Ia berharap seluruh peserta Sekolah Pilar Muda mampu menjadi calon pemimpin masa depan yang tidak hanya memiliki kemampuan berpikir, tetapi juga memiliki kepedulian sosial dan semangat pengabdian terhadap daerah dan bangsa.
Setelah sambutan penutupan, kegiatan dilanjutkan dengan pentas seni yang dipersembahkan oleh para delegasi Sekolah Pilar Muda.
Penampilan pertama diawali dengan paduan suara yang dibawakan oleh seluruh delegasi Sekolah Pilar Muda. Penampilan tersebut berlangsung meriah dan mendapat apresiasi dari seluruh peserta yang hadir di Aula H.A. Mudji Taslim. Pentas seni kemudian dilanjutkan dengan persembahan puisi berjudul Aku Melihat Indonesia yang dibacakan oleh Nanda Suci Ramadhani.
Penampilan puisi tersebut menghadirkan suasana reflektif dan menjadi salah satu bagian yang menarik perhatian peserta selama kegiatan penutupan berlangsung.
Rangkaian kegiatan berikutnya adalah penyerahan penghargaan kepada seluruh delegasi Sekolah Pilar Muda. Penyerahan sertifikat dan plakat dilakukan langsung oleh Wakil Ketua Badan Penganggaran MPR RI sekaligus Ketua Komite Sekolah Pilar Muda, H. Johan Rosihan, S.T., M.H., CPM, bersama Kepala Sekolah Pilar Muda, Dr. Miftahul Arzak, S.I.Kom., M.A.
Prosesi penyerahan penghargaan dilakukan secara bergantian kepada seluruh delegasi Sekolah Pilar Muda. Para peserta dipanggil satu per satu berdasarkan wilayah regional, dimulai dari Regional 1 hingga Regional 10. Suasana kegiatan berlangsung tertib dan penuh antusiasme ketika seluruh delegasi menerima sertifikat dan plakat sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi mereka selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan Sekolah Pilar Muda.
Penyerahan penghargaan tersebut tidak hanya menjadi bentuk apresiasi terhadap keterlibatan peserta, tetapi juga menjadi simbol penghormatan atas semangat, kerja keras, dan proses pembelajaran yang telah dijalani para delegasi selama kegiatan berlangsung.
Setelah penyerahan sertifikat dan plakat, kegiatan dilanjutkan dengan pemberian awards kepada para delegasi Sekolah Pilar Muda yang disampaikan langsung oleh Kepala Sekolah Pilar Muda, Dr. Miftahul Arzak, S.I.Kom., M.A. Dalam sesi tersebut, seluruh delegasi mendapatkan penghargaan sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi dan keterlibatan mereka selama kegiatan.
Selain penghargaan umum bagi seluruh peserta, panitia juga memberikan penghargaan utama kepada beberapa delegasi dengan kategori tertentu. Gilang Anugrah Romadhan dari Regional 10 menerima penghargaan kategori Best Influencer. Nanda Suci Ramadhani dari Regional 3 memperoleh penghargaan kategori Most Inspiring Participant.
Selanjutnya, Zhobirin Ilham dari Regional 1 menerima penghargaan kategori Excellence in Collaboration Award, sementara Remon Aksa Dinata dari Regional 7 memperoleh penghargaan kategori Outstanding Future Leader.
Pemberian penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi terhadap kemampuan, kontribusi, dan karakter para delegasi selama mengikuti seluruh proses pembinaan di Sekolah Pilar Muda.
Selain itu, penghargaan tersebut juga diharapkan mampu memotivasi para peserta untuk terus berkembang dan memberikan kontribusi positif di lingkungan masyarakat masing-masing.
Setelah sesi penghargaan selesai, kegiatan kembali dilanjutkan dengan pentas seni yang dipersembahkan oleh para delegasi Sekolah Pilar Muda. Suasana kegiatan berlangsung penuh keakraban dan semangat kebersamaan di antara seluruh peserta.
Dalam rangkaian acara tersebut, peserta juga menyaksikan penyampaian pesan dan kesan yang disampaikan oleh Fachri Kurniawan dari Regional 8. Dalam penyampaiannya, kegiatan Sekolah Pilar Muda menjadi pengalaman berharga yang memberikan ruang pembelajaran, kebersamaan, dan pengembangan diri bagi para delegasi.
Momen emosional juga terasa ketika panitia memutarkan video kilas balik perjalanan Sekolah Pilar Muda. Tayangan tersebut menampilkan berbagai proses dan aktivitas peserta selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan, mulai dari pembinaan, diskusi, hingga berbagai aktivitas kebersamaan yang telah dilalui selama program berlangsung.
Video kilas balik tersebut menjadi pengingat atas proses panjang yang telah dijalani bersama oleh seluruh delegasi Sekolah Pilar Muda. Banyak peserta tampak antusias menyaksikan kembali momen-momen selama kegiatan berlangsung. Sebagai penutup rangkaian acara malam itu, kegiatan diakhiri dengan persembahan terakhir dari Gilang Anugrah Romadhan dari Regional 10.
Penampilan tersebut menjadi penutup suasana malam penutupan Sekolah Pilar Muda yang berlangsung penuh semangat, apresiasi, dan kebersamaan. Kegiatan Penutupan Sekolah Pilar Muda resmi ditutup pada pukul 22.00 WITA. Melalui seluruh rangkaian kegiatan yang telah dilaksanakan, Sekolah Pilar Muda diharapkan mampu menjadi ruang pembinaan generasi muda Kabupaten Sumbawa agar memiliki jiwa kepemimpinan, kepedulian sosial, serta kesiapan untuk mengambil peran nyata dalam pembangunan daerah dan bangsa di masa depan. (*)













