Bupati Sumbawa Ir. H. Syarafuddin Jarot resmi melepas ratusan CJH Sumbawa. (Ist)

NUSRAMEDIA.COM — Sebanyak 330 Calon Jemaah Haji (CJH) Kabupaten Sumbawa yang tergabung dalam Kloter 14 resmi dilepas menuju Tanah Suci Mekkah oleh Bupati Sumbawa Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP, di Pendopo Bupati Sumbawa, Jumat (8/5/2026).

Acara pelepasan berlangsung penuh haru dan khidmat. Turut hadir Wakil Bupati Sumbawa, Forkopimda, Sekda, Ketua TP PKK, Ketua GOW, Ketua Dharma Wanita, staf ahli, para asisten, kepala OPD, kepala bagian, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umroh Kabupaten Sumbawa, serta keluarga jemaah.

Dalam sambutannya, Bupati Syarafuddin Jarot mengaku momen pelepasan jemaah haji tahun ini terasa sangat mengharukan, terlebih bertepatan dengan hari ulang tahunnya yang ke-62. “Saya berterima kasih atas doa seluruh yang hadir. Saya juga akan mendoakan seluruh jemaah agar diberikan kesehatan, keselamatan, dan kemudahan selama menjalankan ibadah haji,” ujarnya.

Bupati mengungkapkan, perjalanan menuju Tanah Suci bukanlah perjalanan biasa. Banyak jemaah yang harus berjuang dan menabung bertahun-tahun demi memenuhi panggilan Allah SWT. “Ada orang tua yang menabung sejak muda, petani menjual hasil panen, peternak memelihara ternak, nelayan menyisihkan hasil laut, guru, pedagang, pensiunan, hingga ASN yang hidup hemat demi bisa berhaji. Bahkan ada yang menunggu belasan tahun,” ungkapnya.

Baca Juga:  Wabup Ansori Sampaikan Penjelasan 5 Ranperda : DPRD Sumbawa Bentuk Pansus

Mengutip QS Ali Imran ayat 97, Bupati menegaskan bahwa kemampuan berhaji bukan hanya soal biaya maupun kesehatan. “Banyak yang punya uang tetapi belum dipanggil. Banyak yang sehat tetapi belum mendapat kesempatan. Hari ini bapak ibu memakai seragam haji, itu tanda Allah sedang memuliakan dan telah masuk daftar panggilan Allah tahun 2026,” katanya.

Bupati juga mengingatkan para jemaah agar menjaga niat selama berada di Tanah Suci dan tidak menjadikan ibadah haji sekadar perjalanan wisata. “Jangan biarkan perjalanan suci ini berubah menjadi wisata atau sibuk berburu oleh-oleh. Jangan sibuk menghitung kilo kurma, tetapi lupa menghitung dosa yang harus ditinggalkan di Tanah Suci,” pesannya.

Baca Juga:  NTB Lawan Judol dan Pinjol Ilegal, DPRD Siapkan Perda hingga Satgas Khusus

Selain itu, para jemaah juga diminta menjaga kondisi fisik mengingat cuaca di Arab Saudi cukup ekstrem. “Jangan memaksakan diri. Makan dan istirahat harus cukup. Ibadah haji bukan lomba siapa paling kuat ke masjid, tetapi bagaimana seluruh rangkaian ibadah bisa tuntas dan pulang dalam keadaan sehat dengan meraih haji mabrur,” tambahnya.

Kepada para petugas haji, Bupati meminta agar memberikan pelayanan terbaik serta menghadirkan ketenangan dan semangat bagi seluruh jemaah. Di akhir sambutannya, Bupati menitipkan doa untuk Kabupaten Sumbawa agar tetap aman, rukun, dan sejahtera. “Ketika berada di depan Ka’bah dan tempat-tempat mustajab, doakan Sumbawa tetap aman, pemimpinnya amanah, dan masyarakatnya sejahtera,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umroh Kabupaten Sumbawa, H. Ardi Suzami, SEI., M.Inov., menyampaikan bahwa 330 jemaah yang diberangkatkan tahun ini merupakan calon haji yang telah menunggu sekitar 13 tahun. “Wajah-wajah berseri hari ini adalah jemaah yang sabar menanti panggilan Allah selama belasan tahun,” katanya.

Baca Juga:  Pertemuan Perdana Pengurus Golkar Sumbawa, Perkuat Soliditas dan Strategi Politik

Ia menjelaskan, jemaah haji Sumbawa tergabung dalam Kloter 14 bersama Kabupaten Bima dan Kabupaten Sumbawa Barat dengan rincian 181 perempuan dan 149 laki-laki. Adapun jemaah termuda yakni Alvin Suryatama (24) asal Kecamatan Rhee, sementara jemaah tertua adalah Ibrahim Hamid (87) asal Kecamatan Maronge.

Para jemaah dijadwalkan masuk Asrama Haji Embarkasi Lombok pada Jumat (8/5/2026) pukul 16.45 WITA dan diterbangkan menuju Jeddah pada Sabtu (9/5/2026) pukul 16.45 WITA. “Semoga seluruh jemaah diberikan kesehatan, kekuatan, kemudahan dalam beribadah, dan kembali ke daerah dengan predikat haji yang mabrur,” pungkasnya.