Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW yang berlangsung khidmat di Masjid Agung Nurul Huda. (Ist)

NUSRAMEDIA.COM — Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP, mengajak seluruh masyarakat menjadikan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Sumbawa ke-67 sebagai momentum memperkuat kebersamaan dan persatuan.

Ajakan tersebut disampaikan saat menghadiri peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW yang berlangsung khidmat di Masjid Agung Nurul Huda, Jumat (16/1/2026) kemarin.

Acara ini turut dihadiri Wakil Bupati Sumbawa, jajaran Forkopimda, Sekretaris Daerah, para Staf Ahli, Asisten, Kepala OPD, Ketua PKK, Ketua Dharma Wanita, Ketua GOW, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta ratusan jamaah.

Dalam sambutannya, Bupati Syarafuddin Jarot mengajak jamaah untuk meneladani makna besar peristiwa Isra Mi’raj sebagai perjalanan spiritual Rasulullah SAW yang sarat hikmah. Ia menjelaskan bahwa Isra adalah perjalanan Nabi Muhammad SAW dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa, sedangkan Mi’raj merupakan perjalanan dari Masjidil Aqsa menuju Sidratul Muntaha.

Baca Juga:  Didukung MPR RI, FAS Gelar Aksi Bersih Pantai dan Penanaman Pohon Sambut HUT Sumbawa ke-67

“Peristiwa ini adalah perjalanan spiritual yang sangat berat dan personal bagi Rasulullah SAW. Namun justru dalam kondisi itulah Allah SWT memberikan hadiah terbesar bagi umat Islam, yaitu perintah salat,” ujarnya.

Menurut Bupati, salat merupakan titik temu antara langit dan bumi, antara kesibukan dunia dan ketenangan jiwa. Karena itu, ia menekankan pentingnya menjaga kualitas ibadah, khususnya salat subuh berjamaah sebagai fondasi kehidupan masyarakat Sumbawa.

“Ketika kita salat, kita sedang menjaga hubungan dengan Allah SWT. Saya mengajak seluruh masyarakat untuk membiasakan salat subuh berjamaah sebagai pondasi membangun Sumbawa yang religius dan berkarakter,” tegasnya.

Baca Juga:  Sumbawa Dilanda Banjir, Johan Rosihan Tanggap Salurkan Bantuan untuk Warga Desa Labuhan Bontong

Pada kesempatan tersebut, Bupati juga mengajak masyarakat berpartisipasi aktif dalam peringatan HUT Kabupaten Sumbawa ke-67 yang akan diperingati pada 22 Januari 2026.

“Mari kita jadikan 22 Januari sebagai hari kebersamaan. Bukan sekadar seremonial, tetapi momentum memperkuat niat baik, persatuan, dan doa untuk kemajuan daerah yang kita cintai,” ajaknya.

Menutup sambutannya, Bupati menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia yang telah bekerja keras menyukseskan kegiatan tersebut. “Semoga Allah SWT senantiasa membimbing langkah kita dan menjaga daerah yang kita cintai ini,” tutupnya.

Sementara itu, dalam tausiyahnya, Ustadz Syukri Rahmat, S.Ag., M.M.Inov, menekankan bahwa masjid merupakan pusat kebersamaan dan ibadah, sekaligus tempat paling mulia di muka bumi. Karena itu, masyarakat diajak untuk memakmurkan masjid melalui salat berjamaah dan berbagai kegiatan keagamaan.

Baca Juga:  KKP Apresiasi Kesiapan NTB Perkuat Tata Kelola Sumber Daya Kelautan

“Salat mampu mencegah perbuatan tidak manusiawi serta menjadi sarana meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT,” ungkapnya.

Ustadz Syukri juga mengajak masyarakat menjaga kebersamaan, meramaikan masjid, serta mendukung program Pemerintah Kabupaten Sumbawa dalam membudayakan salat berjamaah.

Rangkaian acara ditutup dengan penyerahan donasi kemanusiaan untuk korban bencana di Sumatera. Ketua DKM Masjid Agung Nurul Huda menyerahkan bantuan sebesar Rp11.755.000, disusul Baznas Kabupaten Sumbawa sebesar Rp50 juta, yang diterima langsung oleh Bupati Sumbawa. Bantuan tersebut menjadi wujud nyata kepedulian dan solidaritas masyarakat Sumbawa terhadap sesama. (*)