Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP. (Ist)

NUSRAMEDIA.COM — Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP, meresmikan lima proyek strategis daerah yang mencerminkan arah pembangunan berbasis kebutuhan masyarakat.

Termasuk meliputi sektor kesehatan, tata kelola aparatur, perlindungan sosial, hingga penataan ruang publik. Peresmian dipusatkan di RSUD Sumbawa (Sering).

Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Sumbawa Drs. H. Mohamad Ansori, Sekretaris Daerah, unsur Forkopimda, para kepala OPD, tokoh agama, serta tokoh masyarakat.

Dalam sambutannya, Bupati Jarot menegaskan bahwa peresmian lima proyek ini bukan sekadar agenda seremonial, melainkan penanda perjalanan panjang pembangunan daerah yang lahir dari kerja kolektif, kesabaran, serta ikhtiar bersama seluruh pemangku kepentingan.

“Ini adalah hasil kerja bersama yang tidak selalu mudah. Pembangunan daerah harus terukur, akuntabel, dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” tegas Bupati Jarot.

Baca Juga:  HUT Sumbawa ke-67, Ketua DPRD : Momentum Titik Balik Menuju Tau dan Tana Samawa Lebih Maju dan Sejahtera

TATA KELOLA KIAN MEMBAIK

Bupati mengungkapkan, sepanjang tahun anggaran berjalan, Pemerintah Kabupaten Sumbawa melaksanakan lebih dari 3.600 paket proyek. Khusus proyek konstruksi yang diresmikan hari ini, total anggarannya mencapai Rp53,6 miliar, bagian dari pengelolaan APBD bernilai ratusan miliar rupiah.

Capaian tersebut turut mengantarkan Kabupaten Sumbawa meraih Indeks Tata Kelola Pengadaan sebesar 82,9 persen dengan predikat baik, serta mencapai Level 3 Unit Kerja Pengadaan Barang dan Jasa (UKPBJ) kategori proaktif. “Ini bukti bahwa tata kelola pengadaan kita berada di jalur yang benar dan terus kita perbaiki,” jelasnya.

PENGUATAN LAYANAN KESEHATAN DAN SDM

Di sektor kesehatan, proyek utama yang diresmikan adalah Gedung C RSUD Sumbawa yang mencakup layanan IGD, ICU, kebidanan, serta farmasi.

Selain itu, Gedung H untuk pelayanan kesehatan jiwa juga resmi dioperasikan sebagai respons atas meningkatnya kebutuhan layanan kesehatan mental masyarakat. “Kita tidak berharap masyarakat menjadi pasien, tetapi negara wajib menyiapkan fasilitasnya,” tegas orang nomor satu di Kabupaten Sumbawa tersebut.

Baca Juga:  Rp11,9 Miliar Lebih BOSP PAUD Mengalir ke Sumbawa

Sementara itu, dalam pengembangan sumber daya manusia aparatur, Pemkab Sumbawa meresmikan Gedung Pusat Penilaian Kompetensi dan Pengembangan SDM (PPKSDM) yang dilengkapi sistem penilaian berbasis digital guna menjamin transparansi dan objektivitas dalam proses seleksi dan pembinaan ASN.

PENATAAN RUANG PUBLIK DAN INFRASTRUKTUR STRATEGIS

Pada kesempatan yang sama, dilakukan penataan Taman Safalong yang kini resmi dinamai Taman Tabalong dan Dewa, menggantikan nama lama “Simpang Bingung”. Pemerintah daerah juga menyiapkan pengembangan ruang terbuka hijau, fasilitas olahraga, serta rencana pembangunan gedung serbaguna representatif bagi masyarakat.

Baca Juga:  Seret Nama Anggota DPRD NTB, Kasus Tanah Efan Limantika Berakhir Damai

Selain itu, sejumlah proyek infrastruktur strategis terus diperjuangkan, mulai dari pembangunan jalan penghubung antarkawasan, pengembangan kawasan industri garam nasional seluas 10.000 hektare, kampung nelayan terpadu, hingga proyek-proyek nasional terpadu yang direncanakan akan dilakukan groundbreaking oleh Presiden RI secara daring.

JAGA STABILITAS DAN IKLIM INVESTASI

Bupati Jarot menekankan pentingnya menjaga stabilitas keamanan dan keharmonisan sosial sebagai fondasi utama pembangunan dan investasi daerah. “Pemerintah daerah menjamin keamanan. Jika ada aspirasi, sampaikan secara dialogis. Kantor bupati terbuka untuk siapa pun,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak, mulai dari jajaran perangkat daerah, TNI-Polri, mitra swasta, hingga masyarakat yang terus mengawal proses pembangunan. “Mari kita jadikan setiap fasilitas yang dibangun sebagai tempat hadirnya solusi, bukan sekadar rutinitas,” pungkasnya. (*)