HEADLINE

Diikuti 43 Peserta, Peradi SAI Mataram Laksanakan PKPA

107
Pelaksanaan PKPA Gelombang VI yang digelar DPC Peradi SAI Mataram dan telah dibuka secara resmi pada Jum’at (23/9) lalu. (Ist)

NUSRAMEDIA.COM — DPC Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) Suara Advokar Indonesia (SAI) Mataram melaksanakan Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA) Gelombang VI. Kegiatan yang berlangsung di Ruang Doktor Ilmu Hukum (DIH) Fakultas Universitas Mataram (Unram) itu dibuka secara resmi pada Jum’at (23/9) sekitar pukul 14.30 Wita.

Kepada NUSRAMEDIA, Surahman MD, SH, MH., selaku Ketua Panitia PKPA mengungkapkan bahwa, kegiatan yang terlaksana itu diikuti sebanyak 43 orang. Mereka dari tingkat S1 hingga S2 hukum. PKPA Gelombang VI berlangsung mulai dari 23 September sampai dengan 9 Oktober 2022 mendatang.

“Diikuti 43 orang, baik dari tingkat S1 maupun S2 hukum. Dilaksanakan mulai 23 September hingga 9 Oktober 2022,” kata pengacara asal Sumbawa yang namanya sedang bersinar ini. Untuk pengajar/dosen yang akan mengambil bagian dalam pendidikan khusus profesi advokat ini, kata dia, telah disusun berdasarkan jadwal dan mata kuliah.

Disebutkannya, Ketua DPN Peradi SAI Dr. Juniver Girsang, SH, MH., Wakil Ketua DPN Hasanuddin Nasution, SH, MH., Sekjen DPN Dr. Patra M Zen, SH, LLM., Ketua Komite PKPA DPN Dr. Pininta Ambuwaru, SH, MH, MM, LLM. Kemudian ada pula Ketua DPC Peradi SAI Mataram Agus Sugiarto, SH, MH., Prof. Kurniawan SH, M.Hum., Ketua Pengadilan Tinggi NTB DR. H. Achmad Setyo Pudjoharsoyo, SH, M.Hum., Ketua Pengadilan Negeri Mataram Sri Sulastri, SH, MH.,

Baca Juga:  Johan Salurkan Puluhan Ton Bibit Jagung Untuk 9 Kecamatan di Bima

Selanjutnya Prof. Dr. H. Salim, H.S, SH, MS., Prof. Dr. Sudiarto, SH, M.Hum., Prof. Dr. H. L. Galang, SH, M.Hum., Prof. Dr. H. Zainal Asikin, SH, SU., Prof. Dr. H. L. Husni SH, M.Hum., Dekan Fakultas Hukum UNRAM DR. H. Hirsanuddin, SH, M.Hum., Sekjen DPC Peradi SAI Mataram I GD Karya SE, SH, MH., Yeny Lailatul, S.Pd, SH, MH., Ajeng Widya Paramita, SH, MH, CPL., dan Muhammad Satria, SH, MH.

“Pelaksanaan PKPA Gelombang ke VI ini resmi dilaksankan berkat kerja keras Ketua DPC Peradi SAI Mataram untuk meloby dan membangun kerjasama antara DPC Peradi SAI Mataram dengan Fakultas Hukum Universitas Mataram,” ungkapnya. Oleh karena itu, pria yang kerap disapa Man Advokat ini berharap, dengan adanya PKPA ini bisa menambah jumlah Advokat di NTB, khususnya dan seluruh Indonesia pada umumnya. “Mengingat NTB ini masih sangat minim dan kekurangan Advokat,” demikian Surahman.

Baca Juga:  Gubernur Buka Kejuaraan Sepak Takraw Antar Pelajar SMA/SMK se-NTB

Sementara itu Ketua DPC Peradi SAI Mataram, Agus Sugiarto, SH, MH dalam sambutanya menyampaikan bahwa, kerjasama antara Unram dengan Peradi Mataram tidak hanya sebatas PKPA saja. Namun disisi lain, sambung dia, adanya MoU antara Fakultas dengan DPC Peradi untuk mengajar sebagai dosen praktek peradilan pada Fakultas Hukum Unram.

“Selain dipercaya melaksanakan PKPA ini, kami juga diminta Unram sebagai pengajar praktek peradilan pada Fakultas Hukum Unram,” ucap Ketua Peradi SAI Mataram. PKPA kali ini mengalami trend meningkat dari sebelumnya yang mana pesertanya lebih banyak. “Alhamdulillah ini berkat dari kepercayaan masyarakat,” katanya.

“Semoga mereka ini setelah mengikuti ini hingga proses penyumpahan nanti, apabila dinyatakan lulus dapat memberikan pelayanan hukum terbaik untuk masyarakat yang membutuhkan bantuan hukum,” tambahnya. Dikesempatan yang sama, Dekan Fakultas Hukum Unram, Dr. Hirsanuddin mengatakan bahwa roh dari seorang advokat kuncinya adalah menjaga integritas.

“Apabila integritas kita rusak maka kepercayaan masyarakat terhadap diri seorang Advokat pasti berkurang,” katanya. Selain itu pula, ia mengingatkan dan mengajak para calon advokat itu agar memanfaatkan teori dengan praktek hukum di lapangan harus link and match. “Supaya Ilmu yang didapatkan dibangku kuliah dulu harus dapat dipertanggungjawabkan dengan praktek dilapangan,” cetusnya.

Baca Juga:  Mori Hanafi Maju DPR RI?

Sekertaris Jenderal DPN Peradi SAI, Dr. Patra M. Zen mengatakan DPN bersama DPC dari berbagai daerah telah mengadakan kegiatan yang sifatnya kerja sama dengan kampus, yakni sekolah asisten Advokat. Dikatakan dalam dunia advokat tidak selalu bicara hukum tetapi akan linear dengan ilmu lain. Bahwa ajang PKPA ini adalah sesuatu yang sakral, sehingga menurutnya tidak boleh disepelekan.

Lebih lanjut Patra mengatakan bahwa, profesi advokat adalah profesi yang dianggap prestisius. Sebagai contoh sebanyak 50 persen mantan presiden Amerika Serikat berlatar belakang Pengacara. “Banyak pemimpin negara di dunia berlatar belakang Advokat. Saya berharap jebolan PKPA ini suatu saat nanti bisa menjadi advokat handal,” katanya. “Sehingga pada saatnya nanti teman-teman ketika sudah menjadi advokat hebat, kedepanya nanti bisa mencalonkan diri menjadi Pemimpin Daerah,” demikian ia menambahkan. (red) 

Artikel sebelumyaDPRD dan Pemkab Lotara Sepakati KUA-PPAS RAPBD 2023
Artikel berikutnyaNTB Targetkan 20 Emas