Bupati Sumbawa, Drs. H. Mahmud Abdullah, meninjau langsung progres pembangunan ruas Jalan Samota di Dusun Ai Bari, Desa Pungkit, Kecamatan Moyo Utara, pada Rabu, 8 Januari 2025. (Ist)
Bupati Sumbawa, Drs. H. Mahmud Abdullah, meninjau langsung progres pembangunan ruas Jalan Samota di Dusun Ai Bari, Desa Pungkit, Kecamatan Moyo Utara, pada Rabu, 8 Januari 2025. (Ist)

NUSRAMEDIA.COM — Bupati Sumbawa, Drs. H. Mahmud Abdullah, meninjau langsung progres pembangunan ruas Jalan Samota di Dusun Ai Bari, Desa Pungkit, Kecamatan Moyo Utara, pada Rabu, 8 Januari 2025. Kunjungan ini dilakukan menjelang peresmian Jembatan Ai Bari 4, yang merupakan jembatan terpanjang di Nusa Tenggara Barat.

Dalam peninjauan tersebut, Bupati Mahmud Abdullah didampingi oleh Sekretaris Daerah Dr. Budi Prasetiyo, S.Sos., M.AP., Asisten Ekonomi Pembangunan Lalu Suharmaji, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Sumbawa Dian Sidharta, Kepala Dinas Kominfotik Sandi Drs. Hasanuddin, Plt. Kadishub Samsul Bahri, Sekretaris DPKA Kaharuddin, Kabag Pembangunan H. Yudi Patria Negara, dan Kabag Prokopim Sahruddin, S.Sos.

Baca Juga:  Sinergi Bank Jatim - Bank NTB Syariah, dan IZI Hadirkan Kacamata Gratis bagi 220 Pelajar di Jawa Timur

Bupati menyampaikan rasa syukur atas selesainya pembangunan ruas Jalan Samota dan empat jembatan, termasuk Jembatan Ai Bari 4, tepat waktu pada akhir 2024. Setelah melalui uji kelayakan, jalan dan jembatan tersebut kini telah dibuka untuk umum. “Alhamdulillah, ruas Jalan Samota dan empat jembatan ini sudah selesai dibangun tepat waktu pada akhir 2024 lalu. Setelah lolos uji kelayakan, kini sudah dibuka untuk umum,” ujar Bupati.

Beliau menambahkan bahwa infrastruktur ini akan mempermudah akses transportasi bagi masyarakat di kawasan pesisir, khususnya dalam mengangkut hasil laut dan hasil bumi. “Angkut hasil bumi dan hasil laut lebih mudah, biaya murah, tentunya menambah penghasilan masyarakat kita,” tambahnya.

Baca Juga:  Bupati Jarot Jemput Peluang, PT NAM Air Siap Kaji Pembukaan Rute Penerbangan Langsung ke Sumbawa

Peresmian jembatan ini direncanakan dalam waktu dekat sebagai hasil kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Sumbawa, pemerintah pusat, dan dukungan masyarakat. Pembangunan Jalan Samota dan jembatan-jembatan penghubungnya merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk meningkatkan konektivitas dan kesejahteraan masyarakat.

Jalan Samota sendiri merupakan proyek strategis yang menghubungkan wilayah Labuhan Badas hingga Limung, Desa Pungkit, Kecamatan Moyo Utara. Dengan selesainya pembangunan ini, diharapkan dapat mempercepat akses transportasi dan mendorong pertumbuhan ekonomi di kawasan tersebut.

Baca Juga:  Sekda Sumbawa Buka Pembinaan SPIP Terintegrasi 2026, Dorong Penguatan Manajemen Risiko

Sebelumnya, pembangunan Jalan Samota telah melalui beberapa tahapan, termasuk pembangunan empat jembatan strategis, yaitu Jembatan Ai Bari 1, 2, 3, dan 4. Jembatan Ai Bari 4 menjadi yang terpanjang di NTB, yang diharapkan dapat meningkatkan konektivitas dan aksesibilitas di wilayah tersebut.

Dengan selesainya pembangunan ini, masyarakat dapat menikmati akses transportasi yang lebih baik, yang pada gilirannya akan meningkatkan perekonomian lokal dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Sumbawa. (red)