ADVERTORIAL

Pembalap MXGP Mengaku Takjub dengan Rocket Motor Circuit

139
Gubernur NTB Dr H Zulkieflimansyah (baju orange) saat membersamai para pembalap MXGP dikawasan Samota, Sumbawa, Nusa Tenggara Barat

NUSRAMEDIA.COM — Keberadaan sirkuit MXGP Samota dinilai menakjubkan oleh para pembalap. Sebab, baik track maupun pemandangannya dinilai sangat indah. Bahkan pembalap akan berupaya konsentrasi dan tidak teralihkan oleh pemandangan, saat balapan. Hal itu disampaikan pembalap MXGP asal Australian Nicholas Murray.

Tepatnya pada kegiatan Meet and Greet MX2 dan MXGP di Rocket Motor Circuit pada Jum’at pagi 24 Juni 2022 tadi di Kabupaten Sumbawa, NTB. Dikatakannya Nicholas Murray, baik sirkuit maupun pemandangan yang ada di lokasi tersebut sangat menakjubkan. “Saya akan berusaha untuk konsentrasi pada balapan dan berusaha tidak teralihkan oleh pemandangan yang ada,” ujarnya kepada wartawan.

Baca Juga:  PAUD Semai Harapan Bangsa Gelar Lomba Fashion Show

Ia mengaku bahwa dia telah mencoba berjalab di track balapan. Menurut Nick, track yang ada di sirkuit itu benar-benar track berkelas dunia. Sebab, kondisinya bagus dengan tanjakan yang tinggi dan lintasan yang luas. Kemudian, pemandangan di lokasi tersebut sangat indah. Karena saat balapan di track yang terletak di ketinggian, dia bisa langsung menyaksikan suguhan pemandangan pegunungan dan laut yang indah.

Maka dari itu, Nick juga mengaku sangat senang bisa berpartisipasi dalam event yang berlangsung dikawasan Samota, Sumbawa tersebut. Pada saat balapan nanti, dia menegaskan akan berupaya semaksimal mungkin. Sehingga bisa menyelesaikan balapan dengan baik dan pulang tanpa cidera. Hal senada juga diungkapkan pembalap lainnya, yaitu Lewis Stewart. Menurut dia, sirkuit Samota sangat luar biasa. Bahkan dia mengaku sulit untuk tidak teralihkan dengan suguhan pemandangan yang ada.

Baca Juga:  Patompo : "Lebih Baik Melihat Dampak dan Manfaat"

Sementara itu, Gubernur NTB Zulkieflimansyah mengatakan, sirkuit ini didesain oleh desainer sirkuit terbaik di dunia. Dimana menurut desainernya, sirkuit Samota ini adalah karya terbaiknya. Dicontohkan di lokasi lain gundukan sirkuitnya dibentuk. Namun, di sirkuit Samota, kontur sirkuitnya benar-benar alami. Terkait tindak lanjut sirkuit tersebut, menurut Gubernur, ada dua opsi. Pertama, para pembalap nasional bisa menjajal track tersebut.

Atau “kesakralannya” ditambah, dimana sirkuit itu hanya digunakan untuk event internasional. Namun, event nasional atau lokal juga bisa dilaksanakan di sirkuit tersebut. Dengan kemungkinan akan dibangun track yang lain di lokasi tersebut. Diharapkan semua pihak untuk mendukung event tersebut. Karena sirkuit ini sudah menjadi aset milik semua masyarakat. (adv/*) 

Baca Juga:  Industrialisasi adalah Jalan Panjang dan Terjal : "Tapi Ingat, Kita Harus Melaluinya"
Artikel sebelumyaApresiasi Langkah Gebrakan Bang Zul, Sambirang : “Event Itu Mesin Pertumbuhan Ekonomi”
Artikel berikutnyaPresiden Perintahkan Ambil Sebanyak Mungkin Event Internasional : “Dan NTB Sudah Memulainya”