Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori menghadiri Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Nurul Huda, Dusun Sejari, Kecamatan Plampang. (Ist)

NUSRAMEDIA.COM — Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Nurul Huda, Dusun Sejari, Kecamatan Plampang, kemarin menjadi momentum bagi Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, untuk mengajak masyarakat memperkuat nilai keagamaan sekaligus membangun kepedulian terhadap generasi muda dan lingkungan sosial.

H. Mohamad Ansori hadir bersama Ketua GOW Sumbawa, Dra. Hj. Sudarti Mohamad Ansori. Turut hadir sejumlah pejabat Pemerintah Kabupaten Sumbawa, unsur pemerintah kecamatan dan desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta jamaah Masjid Nurul Huda.

Kehadiran Wakil Bupati disambut hangat masyarakat. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa Maulid Nabi Muhammad SAW hendaknya tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum untuk menumbuhkan kecintaan kepada Rasulullah SAW melalui keteladanan dan pengamalan ajarannya dalam kehidupan sehari-hari.

Menurutnya, kecintaan kepada Rasulullah harus diwujudkan melalui ketaatan kepada Allah SWT, memperbanyak membaca Al-Qur’an, menjaga ibadah, melaksanakan salat lima waktu, memperbanyak sholawat, serta membangun hubungan sosial yang baik di tengah masyarakat.

“Cinta kepada Rasulullah itu harus dibuktikan. Sholawat termasuk bukti kita kepada Rasulullah, di samping melaksanakan semua perintah Allah SWT dan ajaran beliau,” ujar H. Mohamad Ansori.

Baca Juga:  Keputusan Tim Penjaringan dan Penyaringan : Dua Balon Ketua KONI NTB Tidak Memenuhi Syarat

Jaga Generasi Muda dari Narkoba

Di hadapan jamaah, Wakil Bupati juga memberikan perhatian khusus terhadap masa depan generasi muda. Ia mengajak para orang tua, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menciptakan lingkungan yang mampu melindungi anak-anak dari berbagai pengaruh negatif.

Ia secara tegas mengingatkan bahaya penyalahgunaan narkoba dan perilaku negatif lainnya yang dapat merusak masa depan generasi penerus.

“Yang akan melanjutkan generasi ke depan adalah anak-anak kita. Mari kita jaga bersama-sama agar mereka tidak menjadi generasi yang mabuk, terjerumus narkoba, dan berbagai kegiatan negatif lainnya,” tegasnya.

Menurutnya, masjid harus menjadi salah satu pusat pembinaan generasi muda. Anak-anak dan pemuda perlu diarahkan untuk aktif dalam kegiatan keagamaan sehingga tumbuh menjadi generasi yang memiliki karakter, akhlak, dan kepedulian terhadap lingkungan.

Pelayanan Masyarakat Tak Boleh Tertunda

Selain menyampaikan pesan keagamaan, H. Mohamad Ansori menekankan pentingnya kualitas pelayanan pemerintah kepada masyarakat.

Ia meminta seluruh jajaran pemerintahan, mulai dari kepala dusun, kepala desa, camat hingga organisasi perangkat daerah, memastikan setiap kebutuhan masyarakat ditangani secara cepat dan tepat.

Baca Juga:  Bank NTB Syariah-FMIPA UNRAM Jajaki Kolaborasi Strategis, Dorong Inovasi Sains dan Digitalisasi Kampus

“Pelayanan masyarakat ini tidak boleh tertunda. Mau ada urusan pernikahan, bantuan sosial, kesehatan, maupun BPJS, semuanya harus dipastikan dapat dilayani dengan baik,” katanya.

Ia menegaskan, pemerintah desa dan kecamatan merupakan ujung tombak pelayanan pemerintah daerah. Karena itu, setiap persoalan masyarakat, khususnya yang bersifat mendesak, harus segera ditindaklanjuti dan tidak dibiarkan berlarut-larut.

Pemerintah daerah, lanjutnya, akan terus memperkuat program kesejahteraan sosial melalui Dinas Sosial, termasuk bantuan bagi masyarakat kurang mampu, dukungan kesehatan, serta penanganan warga yang mengalami musibah.

Ia juga mendorong para pejabat dan perangkat pemerintah untuk lebih sering turun ke lapangan. Dengan melihat kondisi secara langsung, pemerintah diharapkan mampu memahami persoalan warga dan memastikan program serta pelayanan benar-benar sampai kepada masyarakat.

Perkuat Gotong Royong dan Potensi Desa

Pada kesempatan itu, Wakil Bupati mengajak masyarakat Sumbawa mempertahankan nilai-nilai religius, budaya, gotong royong, persatuan, dan kesatuan.

Menurutnya, kekuatan tersebut menjadi modal penting dalam membangun masyarakat yang tangguh sekaligus menghadapi berbagai tantangan pembangunan.

“Kalau tidak kita yang menjaga, siapa lagi? Mari kita jaga Sumbawa, lingkungan kita, desa kita, dan anak-anak kita,” ajaknya.

Baca Juga:  Rapim Pemprov NTB, Gubernur Iqbal Benahi “Mesin” Pemerintahan hingga Kesiapsiagaan Bencana

H. Mohamad Ansori juga menyoroti potensi Kecamatan Plampang yang dinilai perlu terus dikembangkan. Ia mendorong pemerintah desa dan masyarakat membangun karakter desa yang tangguh dan sejahtera melalui penguatan sektor keagamaan, sosial, budaya, hingga ekonomi.

Sektor pertanian menjadi salah satu potensi utama yang mendapat perhatian. Ia meminta berbagai persoalan yang muncul di lapangan, termasuk tata kelola air dan potensi gagal panen, diselesaikan melalui komunikasi dan musyawarah bersama.

“Kalau ada persoalan pertanian, mari kita duduk bersama. Tata kelola air harus diatur sesuai aturan yang ada, sehingga tidak terjadi perebutan air dan semua petani mendapatkan manfaat,” jelasnya.

Bangun Sumbawa dengan Gerakan Bersama

Mengakhiri sambutannya, Wakil Bupati mengingatkan bahwa pembangunan daerah tidak dapat hanya mengandalkan pemerintah. Dukungan dan partisipasi masyarakat menjadi bagian penting dalam mewujudkan Sumbawa yang lebih maju dan sejahtera.

Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga persatuan, memperkuat kebersamaan, serta bersama-sama mendukung program pembangunan daerah.

“Pemerintah tidak akan bisa melaksanakan pembangunan tanpa dukungan dan gerakan bersama masyarakat. Mari kita bersatu padu membangun Sumbawa menjadi daerah yang unggul, maju, dan sejahtera,” pungkasnya. (*)