Bank NTB Syariah bergerak cepat merespons musibah kebakaran yang melanda kawasan cagar budaya Desa Adat Sade. (Ist)

NUSRAMEDIA.COM — Bank NTB Syariah bergerak cepat merespons musibah kebakaran yang melanda kawasan cagar budaya Desa Adat Sade, Dusun Sade, Desa Rambitan, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah. Pada 23 Agustus 2026, Bank NTB Syariah menyalurkan bantuan tanggap darurat berupa pasokan air bersih dan paket sembako bagi masyarakat yang terdampak.

Bantuan tersebut difokuskan untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar warga selama masa darurat, terutama ketersediaan air bersih, konsumsi harian, kebutuhan sanitasi, serta pemenuhan gizi masyarakat yang terdampak dan berada di pengungsian.

Penyaluran bantuan dilakukan melalui koordinasi jaringan kantor operasional Bank NTB Syariah di wilayah tersebut, yakni Kantor Cabang (KC) Praya dan Kantor Cabang Pembantu (KCP) Pujut. Koordinasi ini dilakukan agar bantuan dapat disalurkan secara cepat dan tepat sasaran kepada masyarakat yang membutuhkan.

Baca Juga:  Bupati Sumbawa dan DPRD Sepakati KUA-PPAS 2027, Infrastruktur Jadi Perhatian Utama

Direktur Utama Bank NTB Syariah, Nazaruddin, menyampaikan duka cita mendalam atas musibah yang menimpa masyarakat Desa Adat Sade. Ia menegaskan bahwa kehadiran Bank NTB Syariah dalam situasi tersebut merupakan bagian dari kepedulian sosial sekaligus komitmen untuk mendampingi masyarakat di tengah kondisi darurat.

“Kami atas nama manajemen dan seluruh insan Bank NTB Syariah menyampaikan duka cita yang mendalam atas musibah kebakaran yang menimpa saudara-saudara kita di Desa Adat Sade,” ujar Nazaruddin.

Menurutnya, bantuan air bersih dan paket sembako disalurkan sebagai bentuk kepedulian untuk membantu meringankan beban masyarakat, khususnya dalam memenuhi kebutuhan pokok selama berada di pengungsian.

Baca Juga:  Detik-Detik Proklamasi HUT RI ke-81 di Sumbawa Berlangsung Khidmat, Merah Putih Berkibar Gagah

“Sebagai bentuk kepedulian sosial dan keprihatinan kami, Bank NTB Syariah langsung bergerak menyalurkan bantuan pasokan air bersih serta paket sembako untuk meringankan beban kebutuhan pokok warga terdampak di pengungsian,” katanya.

Nazaruddin menambahkan, respons tersebut dilaksanakan melalui sinergi antara KC Praya dan KCP Pujut sebagai unit kerja Bank NTB Syariah yang berada di wilayah operasional terdekat dengan lokasi bencana.

Bank NTB Syariah juga terus berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Lombok Tengah serta tokoh masyarakat setempat untuk mendukung penanganan kondisi darurat dan proses pemulihan masyarakat maupun kawasan Desa Adat Sade.

“Kami terus bersinergi dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Lombok Tengah, serta tokoh masyarakat setempat agar penanganan darurat dan proses pemulihan kawasan Sade dapat berlangsung dengan baik,” tutur Nazaruddin.

Baca Juga:  Momentum HUT ke-81 RI, Nanang Nasiruddin Ajak Anak Bangsa Satukan Ide dan Gagasan untuk Kemajuan Negeri

Penyaluran bantuan ini menjadi bagian dari komitmen Bank NTB Syariah untuk hadir di tengah masyarakat, tidak hanya melalui layanan perbankan, tetapi juga melalui kepedulian sosial ketika masyarakat menghadapi kondisi darurat.

Ke depan, Bank NTB Syariah menyatakan akan terus memantau perkembangan situasi di lapangan. Dukungan lanjutan akan disiapkan sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan perkembangan proses pemulihan pascakebakaran di Desa Adat Sade.

Kehadiran bantuan air bersih dan sembako diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar warga sekaligus memberikan dukungan moral bagi masyarakat yang tengah menghadapi masa sulit akibat musibah tersebut. (*)