Kepala Dinas Kesehatan (Dikes) Kabupaten Sumbawa, H. Sarip Hidayat. (Ist)

NUSRAMEDIA.COM — Memasuki musim penghujan, Dinas Kesehatan (Dikes) Kabupaten Sumbawa mengimbau seluruh masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai penyakit berbasis lingkungan yang kerap muncul, khususnya Demam Berdarah Dengue (DBD).

Kepala Dikes Kabupaten Sumbawa, Sarip Hidayat, mengatakan bahwa DBD merupakan salah satu penyakit yang paling berpotensi meningkat pada musim hujan akibat berkembangnya tempat perindukan nyamuk.

“Yang perlu diantisipasi dari kondisi saat ini adalah penyakit berbasis lingkungan, salah satunya demam berdarah,” ujar Sarip Hidayat kepada wartawan di ruang kerjanya.

Baca Juga:  Dikpora NTB Gandeng Densus 88 Bentengi Generasi Muda dari Ancaman Terorisme Menuju Indonesia Emas 2045

Ia menjelaskan, berdasarkan data lima tahun terakhir, tren kasus DBD di Kabupaten Sumbawa menunjukkan peningkatan signifikan setiap kali memasuki musim penghujan.

“Biasanya tren peningkatan kasus demam berdarah mulai terlihat saat musim hujan, dengan puncaknya terjadi pada bulan Februari hingga Maret, ketika curah hujan cukup tinggi,” jelasnya.

Menurut Sarip, faktor kebersihan lingkungan menjadi kunci utama dalam pencegahan penyakit DBD, mengingat penyakit ini sangat berkaitan dengan kondisi lingkungan yang tidak terjaga.

“Lingkungan harus selalu dalam keadaan bersih. Masyarakat perlu menghindari adanya tempat-tempat perindukan nyamuk dengan menerapkan gerakan 3M Plus, yakni menguras, menutup, dan memanfaatkan kembali barang bekas, serta langkah pencegahan tambahan lainnya,” pungkasnya.

Baca Juga:  Maulid Nabi di Karang Dima, Bupati Sumbawa Ajak Generasi Muda Teladani Perjuangan Rasulullah

Dikes Sumbawa berharap peran aktif seluruh lapisan masyarakat dapat menekan angka kasus DBD selama musim penghujan tahun ini. (*)