NASIONAL

Wakili Menteri LHK, HMS Serahkan SHL Pembangunan IAIN Bima

Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi PAN Dapil NTB 1 Pulau Sumbawa, Dr. H. Muhammad Syafrudin (HMS) saat menyerahkan Surat Hibah Lahan (SHL) kepada Pj Wali Kota Bima, H. Mohammad Rum. (Ist)

NUSRAMEDIA.COM — Anggota DPR RI, Dr. H. Muhammad Syafrudin (HMS) mewakili Menteri LHK secara resmi menyerahkan Surat Hibah Lahan (SHL) kepada Pemerintah Kota Bima beberapa hari lalu.

SHL ini untuk pembangunan Kampus Institut Agama Islam Negeri (IAIN) dan Fasilitas Umum (Fasum) Kota Bima seluas 51 hektare. Penyerahan SHL berlangsung di Convention Hall Paruga Nae.

Persetujuan pelepasan kawasan hutan produksi yang dapat di konversi untuk pembangunan IAIN dan Fasum Kota Bima itu berdasarkan SK Menteri LHK Nomor : SK.1228/MENLHK/SETJEN/PLA.2/11/ 2023.

HMS dalam sambutannya menyampaikan terimakasih kepada masyarakat Pulau Sumbawa yang telah memilihnya, sehingga dirinya bisa berdiri di podium mewakili Menteri LHK untuk menyerahkan surat tersebut.

“Saya siap membantu pemerintah yang ada di NTB, khususnya Pulau Sumbawa dalam menyampaikan berbagai harapannya kepada pemerintah pusat. Karena ini sudah menjadi tanggungjawab sebagai wakil rakyat di DPR RI,” kata anggota Komisi IV DPR RI ini.

Baca Juga:  Johan Rosihan Nilai Pemerintah Gagal Dalam Hal Produksi dan Tata Kelola

Menurut pria yang juga kerap disapa Rudhy Mbojo ini mengatakan, banyak program pemda yang harus difasilitasi agar semua bisa berjalan lancar. Oleh karenanya, kebersamaan dan komunikasi dinilainya menjadi penting untuk bergotong royong merealisasikan semua itu.

Disisi lain, beberapa undangan yang hadir menyampaikan bahwa HMS masih sangat dibutuhkan oleh masyarakat NTB di pusat sebagai penyambung “suara” sekaligus melanjutkan periode keempatnya di DPR RI.

Dr. Ahmad Thib Raya selaku Ketua Dewan Penyantun IAIN Bima mengaku bahwa apa yang terlealisasikan ini merupakan penantian panjang buah kerja keras mantan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bima Periode 2018-2023.

Dan kini akhirnya tengah berhasil mengantongi SK dari Kementerian LHK RI untuk pembangunan Kampus IAIN Bima. Selanjutnya, Pemkot Bima akan menyerahkan hibah lahan itu kepada Kemenag.

Baca Juga:  Johan Rosihan Nilai Pemerintah Gagal Dalam Hal Produksi dan Tata Kelola

Ini untuk mendapatkan persetujuan Presiden Republik Indonesia melalui Perpres Pembentukan IAIN Bima. Pihaknya sangat mengapresiasi konsistensi Pemkot Bima dibawah Pj Walikota Bima Mohammad Rum.

Dimana yang terus mengupayakan terwujudnya progres lahirnya SK ini. “Tanpa bermaksud mengenyampingkan atau mengecilkan peran semua pihak yang telah berkontribusi dalam mewujudkan pondasi berdirinya IAIN Bima,” katanya.

“Saya sampaikan ucapan terima kasih mendalam kepada Anggota DPR RI Dr. H. Muhammad Syafrudin dan Pj Wali Kota Bima atas konsistensi dan kontribusinya dalam mengupayakan terbitnya SK penyerahan oleh Kementerian LHK ini,” kata Ahmad Thib Raya.

Sementara itu, Pj Wali Kota Bima H. Mohammad Rum mengatakan, bahwa atas nama Pemkot Bima juga mengapresiasi dan berterimakasih kepada Kementerian LHK yang telah menyerahkan SK 1228 untuk pembangunan Kampus IAIN Bima.

Baca Juga:  Johan Rosihan Nilai Pemerintah Gagal Dalam Hal Produksi dan Tata Kelola

Lebih khusus kepada jajaran komite IAIN Bima serta seluruh pihak yang selama ini turut mendukung agenda berdirinya IAIN Bima. Mohammad Rum mengaku optimis, Kota Bima akan menjadi kota jasa pendidikan.

Dimana berdiri banyak PTS yang nantinya akan saling melengkapi dan tetap eksis bersama IAIN Bima. Dengan program studi yang tidak sama dengan PTS yang sebelumnya telah ada di Bima.

Sehingga nantinya diharapkan tercipta kolaborasi yang baik antara PTS dengan IAIN Bima melalui iklim kompetisi yang sehat dan bertanggungjawab.

“Saya optimis IAIN Bima nanti statusnya akan menjadi Universitas Islam Negeri Bima. Anak-anak kita dari kota Bima dan sekitarnya yang ingin belajar pendidikan umum ada disini, ingin belajar ahli Al-Qur’an dan ahli tafsir semua ada di IAIN Bima,” pungkasnya. (red)