
NUSRAMEDIA.COM — Penantian panjang Jamhur Husain akhirnya berbuah manis. Wartawan dari PWI Kabupaten Sumbawa itu sukses merebut gelar juara cabang olahraga tenis meja pada Pekan Olahraga Wartawan Daerah (Porwada) NTB 2026 setelah menundukkan rival lamanya, H. Agus Talino dari PWI NTB, pada partai final yang berlangsung sengit.
Kemenangan tersebut bukan sekedar menghadirkan juara, tetapi juga menjadi momen pembalasan yang sempurna. Beberapa tahun lalu, pada Porwada di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), Jamhur harus mengakui keunggulan Agus Talino dan puas finis sebagai runner-up. Kini, giliran Jamhur yang berdiri di podium tertinggi.
Final Sarat Gengsi, Jamhur Husain Tuntaskan Misi
Sejak babak awal, Jamhur tampil konsisten dengan permainan agresif dan penuh percaya diri. Puncaknya terjadi di partai final saat menghadapi Agus Talino, laga yang menjadi ulangan duel klasik kedua atlet PWI senior tersebut.
Dengan permainan yang tenang dan efektif, Jamhur mampu mengendalikan pertandingan hingga memastikan kemenangan sekaligus menghapus kenangan pahit kekalahan pada edisi sebelumnya.
Persaingan Ketat Hingga Perebutan Juara
Persaingan pada nomor tunggal putra berlangsung kompetitif. Para peserta nampak bermain totalitas. Adapun hasil akhir secara lengkap Tenis Meja Tunggal Putra pada Powarda Tahun 2026 ini :
1. Jamhur Husain (PWI Kabupaten Sumbawa)
2. H. Agus Tolino (PWI NTB)
3. H. Umuluddin (PWI Kabupaten Lombok Timur)
4. M. Kardi (PWI Kabupaten Bima)
5. Bobby Maramis (PWI NTB)
6. Gunawan (PWI Kota Bima)
7. Hendra (PWI Kabupaten Sumbawa Barat)
8. Baharuddin (PWI Kabupaten Bima)
Bidik Porwanas 2027
Kejuaraan tenis meja Porwada NTB 2026 bukan hanya menjadi ajang unjuk kemampuan antarsesama wartawan, tetapi juga menjadi bagian penting dari proses seleksi atlet yang akan dipersiapkan menghadapi Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) 2027 di Lampung.
Dengan performa impresif sepanjang turnamen, Jamhur Husain kini membuka peluang besar untuk memperkuat kontingen NTB di ajang nasional. Gelar juara yang diraihnya menjadi bukti bahwa kerja keras, konsistensi, dan semangat pantang menyerah mampu mengubah kegagalan masa lalu menjadi prestasi yang membanggakan. (*)













