Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Sumbawa, Lalu Suharmaji Kertawijaya, ST., MT. (Ist)

NUSRAMEDIA.COM — Pemerintah Kabupaten Sumbawa terus mematangkan rencana pembangunan masjid di lingkup Pemda Sumbawa. Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Sumbawa, Lalu Suharmaji Kertawijaya, ST., MT., menekankan pentingnya transparansi, ketelitian teknis, serta kelengkapan administrasi dalam setiap tahapan pembangunan.

Hal tersebut disampaikan Lalu Suharmaji saat memimpin rapat pembangunan masjid di Aula H. Hasan Usman Lantai I Kantor Bupati Sumbawa, Senin (10/8/2026). Rapat tersebut dihadiri Staf Ahli Bupati, sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait atau yang mewakili, serta para Kepala Bagian (Kabag).

Dalam sambutannya, Lalu Suharmaji menyampaikan bahwa pembangunan masjid merupakan tugas mulia yang membutuhkan perencanaan matang, termasuk dalam penyusunan desain awal maupun tahapan teknis pembangunannya. “Ini merupakan tugas mulia untuk pembangunan masjid serta desain awal,” ujarnya.

Baca Juga:  Wabup Sumbawa : Budaya Harus Hidup di Tengah Masyarakat, Festival Digelar Hingga Pelosok Kecamatan

Ia menjelaskan, konsep desain pembangunan masjid sebelumnya telah melalui proses diskusi. Pemerintah daerah juga telah menjalin kerja sama dengan Yayasan Asshiddiqiyah dan lokasi pembangunan telah disiapkan. “Desain itu sudah kita diskusikan, ada kerja sama kita dengan Yayasan Asshiddiqiyah. Sudah ada lokasi yang disiapkan,” jelasnya.

Menurutnya, proses pembangunan harus dilaksanakan secara terencana dan transparan. Karena itu, setiap dokumen teknis maupun kerja sama perlu disusun secara jelas dan rinci agar pelaksanaan pembangunan memiliki dasar yang kuat serta dapat dipertanggungjawabkan.

Dalam rapat tersebut juga disampaikan bahwa Surat Keputusan (SK) kepanitiaan pembangunan masjid telah terbentuk. Selanjutnya, masing-masing bidang dalam kepanitiaan diminta segera menindaklanjuti tugas sesuai tanggung jawabnya.

Baca Juga:  Semester I 2026, Investasi NTB Tembus Rp33,73 Triliun, Semakin Berkualitas dan Inklusif

Empat Poin Hasil Rapat

Rapat menghasilkan sejumlah poin penting yang menjadi dasar tindak lanjut pembangunan masjid. Pertama, bidang teknis bangunan. Bidang ini menjadi perhatian utama karena proses pembangunan sudah mulai berjalan. Aspek teknis, termasuk desain dan kebutuhan pembangunan, harus dipastikan matang sehingga pelaksanaan di lapangan dapat berjalan sesuai perencanaan.

Kedua, administrasi dan arsip. Kelengkapan dokumen serta administrasi pembangunan diminta segera dituntaskan. Seluruh arsip yang berkaitan dengan pembangunan perlu ditata dengan baik sebagai bagian dari tertib administrasi dan transparansi pelaksanaan kegiatan.

Ketiga, pelaksanaan sayembara nama masjid. Pemerintah daerah akan menyiapkan mekanisme sayembara untuk menentukan nama masjid. Mekanisme, judul sayembara, serta model pelaksanaannya akan dibahas dan dilaporkan lebih lanjut.

Baca Juga:  Dukung Program Desa Berdaya NTB, Bank NTB Syariah Salurkan Bantuan Budidaya Ayam Petelur untuk Warga Lombok Timur

Keempat, tindak lanjut kepanitiaan. Rapat yang digelar tersebut menjadi langkah awal bagi masing-masing bidang dalam kepanitiaan untuk melakukan rapat lanjutan sesuai tugasnya.

“Rapat hari ini menjadi awal mula bagi bidang-bidang dalam kepanitiaan untuk melakukan rapat lanjutan. Dalam dua minggu ke depan akan rapat kembali untuk pematangan,” tutup Lalu Suharmaji.

Dengan adanya rapat lanjutan tersebut, Pemkab Sumbawa berharap seluruh aspek pembangunan, mulai dari teknis, desain, administrasi, hingga mekanisme kerja sama, dapat dimatangkan sebelum memasuki tahapan berikutnya. (*)