Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa, Nanang Nasiruddin, S.AP, M.M.Inov., secara resmi membuka Lomba Main Stup (Ketapel). (Ist)

NUSRAMEDIA.COM — Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa, Nanang Nasiruddin, S.AP, M.M.Inov., secara resmi membuka Lomba Main Stup (Ketapel) sekaligus menghadiri Pelantikan Pengurus Forum Silaturahmi Pecinta Ketapel (FORSPEK) Cabang Kabupaten Sumbawa Masa Bakti 2026–2030 serta Pelantikan Pengurus Club yang bernaung di bawah FORSPEK Cabang Sumbawa. Kegiatan tersebut berlangsung meriah di halaman Kantor Kepala Desa Kelungkung, Kecamatan Batulanteh, Jumat (25/09/2026).

Diikuti 100 Peserta, Perebutkan Piala Ketua DPRD Sumbawa

Ketua Panitia, M. Saleh AK, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 25–26 September 2026, diikuti sebanyak 100 peserta dari berbagai kalangan, baik laki-laki maupun perempuan.

Selain bertujuan mempererat silaturahmi dan menjaga kekompakan masyarakat, lomba ini juga digelar sebagai upaya melestarikan permainan tradisional, melatih kesabaran serta sportivitas, sekaligus menjadi pijakan awal terbentuknya kepengurusan FORSPEK di Kabupaten Sumbawa.

Para peserta memperebutkan Piala Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa dengan total hadiah sebesar Rp5 juta beserta piagam penghargaan. Perlombaan menggunakan sistem seleksi dua babak, yakni penyisihan dan semifinal, dengan jarak tembak 7,5 meter untuk kategori dewasa serta 5,5 meter bagi kategori perempuan dan remaja, di bawah pengawasan juri independen. Kegiatan ini didukung pendanaannya melalui APBDes Desa Kelungkung serta sponsor pendukung.

Baca Juga:  Wakil Ketua Badan Penganggaran MPR Johan Rosihan : Generasi Muda Jangan Jadi Penonton

Ketua DPRD Tekankan Pentingnya Menjaga Warisan Budaya

Dalam sambutannya, Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa, Nanang Nasiruddin, memberikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya kegiatan yang mengangkat nilai-nilai kebudayaan tersebut. Di tengah padatnya agenda daerah, ia menyempatkan hadir langsung sebagai bentuk komitmen dan kecintaannya terhadap pelestarian warisan budaya lokal.

“Olahraga tradisional ketapel ini adalah bagian dari identitas budaya kita yang harus terus dijaga agar tidak punah ditelan zaman. DPRD Kabupaten Sumbawa telah menerbitkan Peraturan Daerah (Perda) Kebudayaan untuk memberikan payung hukum dan perlindungan bagi organisasi-organisasi kebudayaan serta olahraga tradisional seperti ini,” ujar Nanang Nasiruddin.

Ia juga berpesan agar kepengurusan FORSPEK Kabupaten Sumbawa yang baru dilantik aktif berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait. Nanang berharap kegiatan serupa dapat diselenggarakan secara rutin, misalnya setiap tiga bulan sekali secara bergilir di berbagai desa.

Baca Juga:  Sekda Sumbawa : Perizinan Berbasis Risiko Perkuat Kepastian dan Iklim Usaha

Selain itu, ia turut menyampaikan dinamika pembangunan daerah, termasuk peluang kerja dari beroperasinya tambang PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMNT) pada 2027 mendatang. Menurutnya, pemerintah desa bersama masyarakat perlu mempersiapkan kualitas sumber daya manusia (SDM) sejak dini agar mampu memanfaatkan peluang tersebut.

FORSPEK Sumbawa Resmi Dilantik, Siap Berkembang

Pada kesempatan yang sama, Pengurus Provinsi FORSPEK Nusa Tenggara Barat (NTB) secara resmi melantik sekaligus membacakan Surat Keputusan (SK) Pengesahan Pengurus FORSPEK Cabang Kabupaten Sumbawa Periode 2026–2030 melalui SK Nomor 003/FORSPEK-NTB/2026.

Ketua FORSPEK NTB, Ahmad Jufri, S.H., menyampaikan bahwa olahraga ketapel kini telah diakui secara nasional sebagai bagian dari olahraga masyarakat di bawah naungan Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI).

Baca Juga:  Tunisia Jajaki Investasi, Gubernur Lalu Muhamad Iqbal : Pemprov Siapkan NTB Capital

“Ketapel bukan lagi sekadar permainan anak-anak di masa lalu, melainkan sudah berkembang menjadi olahraga masyarakat berstandar internasional yang memiliki kepengurusan di 17 provinsi di Indonesia. Bahkan, peralatannya kini diproduksi secara profesional. Kami berharap, dengan dukungan penuh dari Ketua DPRD Sumbawa, pada tahun 2027 mendatang Kabupaten Sumbawa siap menjadi tuan rumah kejuaraan ketapel tingkat nasional,” ungkap Ahmad Jufri.

Dihadiri Berbagai Unsur Pemerintah dan Masyarakat

Acara pembukaan berlangsung lancar dan khidmat dengan dihadiri jajaran pengurus KORMI dan KONI Kabupaten Sumbawa, Perwakilan Pengurus FORSPEK NTB, unsur Forkopimca Kecamatan Batulanteh yang terdiri dari Kapolsek dan Danposramil Batulanteh, Kepala Desa Kelungkung beserta jajaran, para kepala sekolah, tokoh masyarakat, serta ratusan peserta lomba. (*)