
NUSRAMEDIA.COM — Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP., memimpin Summit Penajaman Prioritas Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 yang berlangsung di Aula H. Madilaoe ADT Lantai III Kantor Bupati Sumbawa, Senin (2/11/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam memperkuat arah pembangunan daerah, mempertajam program prioritas, sekaligus memastikan setiap perangkat daerah bekerja berdasarkan target dan tanggung jawab yang terukur.
Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa, Dr. H. Budi Prasetiyo, S.Sos., M.AP, para Staf Ahli, Asisten, Kepala OPD, serta Camat se-Kabupaten Sumbawa.
Sistem 3W Jadi Instrumen Pengendalian Pembangunan
Dalam arahannya, Bupati menegaskan pentingnya penerapan sistem 3W (What, Who, When) sebagai instrumen pengendalian dan pemantauan pembangunan daerah. Melalui rapat koordinasi rutin setiap Selasa pagi yang melibatkan 34 OPD dan 24 Camat, setiap program diharapkan memiliki target yang jelas, penanggung jawab, batas waktu pelaksanaan, serta progres yang dapat diukur secara berkala.
Bupati juga meminta seluruh OPD memperbaiki dan melengkapi data Proyek Strategis Nasional (PSN) dan Proyek Strategis Daerah (PSD), termasuk penataan kota, Kota Pusaka, restorasi cagar budaya, serta penanganan desa terdampak.
Selain itu, seluruh perangkat daerah diminta bekerja lebih cepat, meningkatkan target pendapatan, dan menghindari keterlambatan pelaksanaan program.
“Jangan sampai ada OPD yang menjadi penyebab keterlambatan pembangunan. Semua harus bergerak cepat, bekerja maksimal, dan bertanggung jawab terhadap target yang telah ditetapkan,” tegasnya.
Penajaman RKPD Berlanjut hingga Penetapan Kontrak Kinerja
Bupati menegaskan, penajaman RKPD 2027 akan dilanjutkan melalui pembahasan secara intensif bersama seluruh OPD. Hasil pembahasan tersebut nantinya menjadi dasar penetapan sasaran kinerja sekaligus penandatanganan fakta integritas atau kontrak kerja bagi kepala OPD dan Camat.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya memastikan setiap perangkat daerah memiliki komitmen dan tanggung jawab yang jelas dalam melaksanakan program pembangunan sesuai sasaran yang telah ditetapkan.
Wabup Tekankan Penguatan Program Strategis dan Kolaborasi
Sementara itu, Wakil Bupati Sumbawa menekankan sejumlah hal strategis yang perlu menjadi perhatian seluruh perangkat daerah. Di antaranya penguatan program Sumbawa ASRI, pengawalan pelaksanaan Makan Bergizi Gratis (MBG), optimalisasi PSN, serta peningkatan koordinasi dan kolaborasi antarperangkat daerah.
Wabup juga mengingatkan pentingnya pengawasan terhadap pelaksanaan revitalisasi pendidikan dan Koperasi Merah Putih agar berjalan sesuai ketentuan, tepat sasaran, serta tidak menimbulkan persoalan di lapangan.
“Jangan ada ego sektoral. Mari kita bekerja untuk rakyat, melayani rakyat, dan menunjukkan pengabdian untuk mewujudkan Sumbawa Unggul, Maju, dan Sejahtera,” ujarnya.
Sekda Sampaikan Tindak Lanjut dan Persiapan RAPBD 2027
Pada akhir pertemuan, Sekretaris Daerah menyampaikan sejumlah tindak lanjut yang perlu segera dipersiapkan. Di antaranya penyempurnaan program prioritas nasional dan daerah dalam RKPD 2027, pematangan rencana kerja masing-masing OPD, serta penyesuaian kebutuhan anggaran melalui rancangan KUA-PPAS.
Seluruh OPD juga diminta mempersiapkan bahan presentasi rencana kerja untuk dibahas bersama pimpinan daerah pada pertemuan lanjutan minggu depan.
Pembahasan tersebut menjadi bagian penting dalam percepatan penyusunan RAPBD Tahun Anggaran 2027, sehingga perencanaan program dan kebutuhan anggaran dapat diselaraskan dengan prioritas pembangunan yang telah ditetapkan.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Sumbawa mendorong terwujudnya perencanaan pembangunan yang lebih terarah, terukur, terintegrasi, dan berorientasi pada hasil serta manfaat nyata bagi masyarakat. (*)













