Lalu Mohammad Faozal dan Budi Herman. (Ist)

NUSRAMEDIA.COM — Jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) kembali mengalami pergantian. Budi Herman menggantikan posisi Lalu Mohammad Faozal.

Budi Herman sendiri merupakan Inspektur Inspektorat Provinsi Nusa Tenggara Barat. Pria tersebut kini dipercaya menjabat sebagai Pelaksana Harian (Plh) Sekda NTB.

Sebelumnya, Lalu Mohammad Faozal menjabat sebagai Plh Sekda setelah masa tugasnya sebagai Penjabat (Pj) Sekda NTB berakhir pada 10 Januari 2026 lalu.

Ia diketahui telah memegang posisi pimpinan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemprov NTB cukup lama, mulai dari Penjabat (Pj), Pelaksana Tugas (Plt), hingga Pelaksana Harian (Plh).

Baca Juga:  KUA-PPAS 2027 Disampaikan, Sumbawa Bidik Pendapatan Rp1,92 Triliun dan Perkuat Kemandirian Fiskal

Setelah pergantian tersebut, Faozal kembali menjalankan tugas pada jabatan definitifnya sebagai Asisten II Setda NTB. Sementara itu, penunjukan Budi Herman sebagai Plh Sekda menambah daftar jabatan strategis yang ia emban.

Selain sebagai Inspektur Inspektorat NTB, saat ini Budi Herman juga diketahui dipercaya sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Permukiman NTB.

Penunjukan tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Gubernur NTB Nomor 800.1.8.3/749/BKD/2026. Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) NTB Tri Budi Prayitno membenarkan adanya pergantian tersebut.

Baca Juga:  Launching Aplikasi Kre Alang, Ketua Dekranasda Ajak Lestarikan Identitas Tau Samawa Melalui Digitalisasi

“Enggih (iya), sudah diberhentikan sebagai Plh,” kata pria yang akrab disapa Yiyit itu. Meski demikian, posisi Sekda NTB definitif hingga kini masih belum ditetapkan.

Pemerintah Provinsi NTB masih menunggu keputusan dari pemerintah pusat. Diketahui, tiga nama calon Sekda NTB telah diajukan ke Kementerian Dalam Negeri dan saat ini berada di meja Mendagri untuk selanjutnya menunggu keputusan Presiden.

Adapun tiga kandidat yang lolos seleksi panitia seleksi (pansel) di Badan Kepegawaian Negara (BKN) adalah Abdul Chair, Ahmad Saufi, dan Ahsanul Khalik. Keputusan akhir mengenai siapa yang akan menjadi Sekda definitif Provinsi NTB kini tinggal menunggu penetapan dari Presiden. (*)

Baca Juga:  Wabup Sumbawa : Semangat Kemerdekaan Harus Jadi Energi Membangun Daerah