
NUSRAMEDIA.COM — Pemerintah Kabupaten Sumbawa akan meresmikan sejumlah proyek strategis lintas sektor pada momentum peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-67 Kabupaten Sumbawa Tahun 2026.
Peresmian ini menjadi penanda penting atas capaian pembangunan daerah sekaligus wujud nyata komitmen pemerintah dalam menghadirkan pelayanan publik yang semakin berkualitas.
Hal tersebut disampaikan Asisten Pembangunan dan Perekonomian Setda Kabupaten Sumbawa, Lalu Suharmaji, kepada wartawan. Ia menjelaskan, peresmian berbagai proyek ini merupakan simbol keberhasilan pelaksanaan 12 visi pembangunan daerah yang selama ini dijalankan secara konsisten.
“Peresmian dilakukan sebagai bentuk penyerahan hasil pembangunan kepada instansi terkait agar dapat dimanfaatkan dan dipelihara dengan baik ke depannya,” ungkapnya.
Menurut Suharmaji, terdapat lima kategori kegiatan utama yang akan diresmikan, yang ditandai dengan penandatanganan prasasti sebagai simbol serah terima aset pembangunan. Di sektor kesehatan, pemerintah meresmikan Gedung C dan Gedung H Rumah Sakit Daerah yang kini telah rampung dan siap meningkatkan kualitas layanan kesehatan masyarakat.
Selain itu, peningkatan layanan publik juga diwujudkan melalui peresmian Gedung Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) yang akan digunakan untuk pelaksanaan tes berbasis Computer Assisted Test (CAT), guna menjamin proses seleksi aparatur yang lebih transparan dan akuntabel.
Pada sektor penegakan hukum dan keamanan, pemerintah daerah turut meresmikan Rumah Dinas Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari), Gedung Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) di Polres, serta rehabilitasi ruang tunggu dan bangunan di Kodim dan Pengadilan Negeri. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat pelayanan hukum dan keamanan yang prima bagi masyarakat.
Sementara di sektor ruang publik dan pelayanan keluarga, pemerintah menuntaskan pembangunan Taman Sabalong Samalewa dan Gedung Keluarga Berencana (KB). Pemerintah memastikan seluruh utilitas taman telah dipindahkan dan proyek memasuki masa pemeliharaan selama tiga bulan sebelum dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat.
Khusus Taman Sabalong Samalewa, pemerintah memberikan penegasan terkait peruntukannya. Taman tersebut difokuskan sebagai ruang publik terbuka hijau bagi masyarakat untuk bersantai dan berinteraksi, bukan sebagai area aktivitas Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
“Untuk mendukung pelaku UMKM, pemerintah telah menyiapkan lokasi khusus yang lebih representatif, salah satunya di kawasan Kerato,” jelas Suharmaji.
Dengan peresmian berbagai proyek strategis ini, Pemerintah Kabupaten Sumbawa berharap momentum HUT ke-67 tidak hanya menjadi perayaan seremonial, tetapi juga refleksi atas kerja nyata pembangunan yang dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat luas. (*)













