PEMERINTAHAN

Zul-Rohmi Pamitan di Rapat Paripurna DPRD NTB

65
DPRD Provinsi Nusa Tenggara Barat menggelar Rapat Paripurna pada Jum’at (15/9/2023). Adapun agenda fokus kali ini, yaitu terkait dengan Perda APBD Perubahan (APBD-P) NTB 2023. (Ist)

NUSRAMEDIA.COM — DPRD Provinsi Nusa Tenggara Barat menggelar Rapat Paripurna pada Jum’at (15/9/2023). Adapun agenda fokus kali ini, yaitu terkait dengan Perda APBD Perubahan (APBD-P) NTB 2023.

Dikesempatan itu pula, Gubernur dan Wakil Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah-Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah (Zul-Rohmi) berpamitan dengan para wakil rakyat di Udayana usai rapat paripurna.

Ini mengingat masa jabatan Zul-Rohmi akan selesai pada 19 September 2023. “Diakhir penghujung masa purna bhakti saya, izinkan secara pribadi, selaku Gubernur, dan atas nama Pemerintah Provinsi NTB menyampaikan ucapan terimakasih selama lima tahun ini telah membersamai kerja-kerja progresif kita, kerja kerja inovatif kita, kerja besar kita untuk mewujudkan NTB Gemilang,” ucap Gubernur NTB.

Baca Juga:  Lalu Gita Ariadi : Setiap Apel Pagi, Nyanyikan Mars NTB Gemilang !

Gubernur Bang Zul dalam sambutan singkatnya mengapresiasi kinerja dan kerjasama yang selama ini terjalin dengan DPRD NTB. DPRD NTB menyetujui penetapan Perubahan APBD Tahun Anggaran 2023 dengan dilakukannya penandatanganan Nota Keuangan Perubahan APBD Tahun Anggaran 2023 oleh Gubernur dan Pimpinan DPRD NTB Hj. Baiq Isvie Rupaeda, H. Muzihir, dan H. Yek Agil.

Ketua DPRD NTB Hj. Baiq Isvie Rupaeda menyebutkan rincian Perubahan APBD Tahun Anggaran 2023. Pendapatan Daerah semula sebesar 5,96 Triliun Rupiah lebih bertambah sebesar 160 Miliar lebih, setelah perubahan menjadi 6,12 Triliun Rupiah lebih.

Baca Juga:  Resmi Dilantik Jadi Pj Walikota Bima, Haji Rum Gunakan Jargon "Gemilang"

Belanja Daerah semula 5, 99 Triliun Rupiah lebih, bertambah 1,82 Miliar Rupiah lebih menjadi 6,17 Triliun Rupiah lebih setelah perubahan. Pembiayaan Daerah semula 50 Miliar Rupiah bertambah 12 Miliar Rupiah lebih, jumlah setelah perubahan menjadi sebesar 62 Miliar Rupiah lebih.

Pengeluaran pembiayaan semula 23 Miliar Rupiah berkurang 10 Miliar Rupiah, jumlah setelah perubahan menjadi sebesar 13 Miliar Rupiah. Jumlah pembiayaan netto setelah perubahan 49 Miliar Rupiah lebih, pada perubahan terdapat defisit anggaran 49 Miliar Rupiah lebih sehingga sisa lebih pembiayaan setelah perubahan menjadi 0 Rupiah.

Baca Juga:  Pj Bupati Lombok Timur dan Pj Walikota Bima Diingatkan Bangun Program Strategis Sejalan dengan Pejabat Lama

Rapat Paripurna ini juga dihadiri oleh Wakil Gubernur NTB Sitti Rohmi Djalillah, Sekda NTB Lalu Gita Ariadi, anggota DPRD NTB, Kepala OPD Lingkup Pemprov NTB, Forkopimda NTB dan sejumlah undangan lainnya. (red)

Artikel sebelumyaWellness of Sembalun : Kolaborasi Pentahelix Pariwisata NTB dalam Mendukung Sembalun Sebagai Destinasi Wellness
Artikel berikutnyaPMI Lombok Tengah Gelar Berbagai Kegiatan Kemanusiaan