Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori. (Ist)

NUSRAMEDIA.COM — Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, melaksanakan rangkaian kegiatan Safari Ramadhan 1447 Hijriah di dua kecamatan, yakni Kecamatan Rhee dan Kecamatan Moyo Utara, Kamis lalu.

Kegiatan tersebut berlangsung di Masjid Besar Darussalam, Desa Rhee, Kecamatan Rhee, serta di Masjid Al Muttaqin, Dusun Kukin B, Desa Kukin, Kecamatan Moyo Utara, dan dihadiri oleh jajaran pemerintah daerah, Forkopimda, instansi vertikal, Baznas, serta tokoh agama dan masyarakat setempat.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Sumbawa menyampaikan bahwa kegiatan Safari Ramadhan yang dilaksanakan pemerintah daerah telah memasuki hari terakhir. Ia menjelaskan bahwa pelaksanaan safari dilakukan secara bergantian bersama Bupati Sumbawa dengan membagi tim kunjungan ke sejumlah kecamatan.

“Malam ini merupakan bagian dari rangkaian Safari Ramadhan yang sudah kesekian kalinya kita laksanakan. Ini juga menjadi minggu terakhir kegiatan safari, karena saya bersama Bupati berbagi tugas untuk mengunjungi berbagai kecamatan,” ujarnya.

Baca Juga:  DPRD Sumbawa Tegaskan Pentingnya Koordinasi Terintegrasi Hadapi Risiko Bencana

Wabup Ansori menjelaskan, selama lima hari pelaksanaan Safari Ramadhan, pemerintah daerah telah mengunjungi 11 kecamatan di Kabupaten Sumbawa. Kegiatan dimulai dari Kecamatan Orong Telu dan Lenangguar pada hari pertama, kemudian berlanjut ke Kecamatan Plampang, Maronge, dan Lape pada hari kedua.

Selanjutnya pada hari ketiga rombongan mengunjungi Kecamatan Ropang dan Lantung, hari keempat di Kecamatan Utan dan Unter Iwis, serta pada hari terakhir di Kecamatan Rhee dan Moyo Utara.

“Dengan pembagian tim antara Bupati dan Wakil Bupati, seluruh kecamatan di Kabupaten Sumbawa dapat kami kunjungi. Kami juga didampingi oleh Forkopimda, Baznas, instansi vertikal, serta tokoh agama,” jelasnya.

Menurutnya, Safari Ramadhan tidak hanya menjadi agenda silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat, tetapi juga menjadi sarana penting untuk menyampaikan berbagai program pembangunan yang telah dicapai pemerintah daerah.

Baca Juga:  Gubernur NTB Sisir Warga Miskin Ekstrem, Sinkronkan Desa Berdaya dengan Potensi Desa

Selain itu, kegiatan ini juga menjadi kesempatan bagi pemerintah untuk mendengarkan langsung aspirasi, saran, serta masukan dari masyarakat.

“Saya yakin kegiatan ini memberikan manfaat besar karena kita dapat bertemu langsung dengan masyarakat. Ada yang sebelumnya belum pernah bertemu langsung dengan Bupati atau Wakil Bupati, hanya mendengar namanya saja. Melalui momen Ramadhan ini kita bisa bertatap muka dan bersilaturahmi,” ungkapnya.

Wabup Ansori menambahkan, dalam setiap kunjungan Safari Ramadhan, pemerintah daerah juga menyampaikan berbagai program unggulan daerah, termasuk program strategis nasional yang selaras dengan Asta Cita Presiden, serta kesiapan Kabupaten Sumbawa dalam mewujudkan visi pembangunan daerah.

“Pada kesempatan ini kami juga menyampaikan berbagai program unggulan yang telah dicapai serta program strategis nasional. Semua itu merupakan bagian dari upaya kita bersama untuk mewujudkan Sumbawa yang unggul, maju, dan sejahtera,” katanya.

Baca Juga:  Wabup Sumbawa : Safari Ramadhan Momentum untuk Jaring Aspirasi Masyarakat

Ia pun mengapresiasi sambutan hangat masyarakat di setiap kecamatan yang dikunjungi, sehingga seluruh rangkaian Safari Ramadhan 1447 H dapat berjalan dengan lancar.

Sebagai bagian dari kegiatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Sumbawa juga menyalurkan sejumlah bantuan kepada masyarakat dan pengurus masjid.

Untuk Masjid Besar Darussalam di Desa Rhee dan Masjid Al Muttaqin di Dusun Kukin B Desa Kukin, pemerintah daerah masing-masing menyalurkan bantuan pembangunan masjid sebesar Rp25 juta.

Selain itu, Kementerian Agama Kabupaten Sumbawa juga memberikan bantuan 10 buah Al-Qur’an untuk masing-masing masjid, serta 20 paket sembako dari Baznas Kabupaten Sumbawa yang disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Kegiatan Safari Ramadhan tersebut berlangsung khidmat dan menjadi momentum penting dalam mempererat hubungan antara pemerintah daerah dengan masyarakat di bulan suci Ramadhan. (*)