Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori. (Ist)

NUSRAMEDIA.COM — Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, mengajak dunia pendidikan untuk mengedepankan kesederhanaan dalam pelaksanaan kegiatan perpisahan sekolah.

Menurutnya, esensi purna siswa bukan terletak pada kemeriahan acara, melainkan pada rasa syukur atas keberhasilan menyelesaikan pendidikan dan semangat melanjutkan langkah menuju masa depan yang lebih baik.

Pesan tersebut disampaikan saat menghadiri Purna Siswa Kelas IX SMP Negeri 2 Sumbawa Besar Tahun 2026, Selasa (2/6). Pada tahun ini, SMPN 2 Sumbawa Besar berhasil meluluskan 150 siswa yang siap melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

Dalam sambutannya, Wabup Ansori menegaskan bahwa kegiatan perpisahan hendaknya dilaksanakan secara sederhana, efisien, dan tidak membebani orang tua maupun pihak sekolah.

Menurutnya, di tengah berbagai kebutuhan pendidikan yang masih harus dipenuhi, biaya yang ada sebaiknya lebih diprioritaskan untuk mendukung keberlanjutan pendidikan para siswa.

“Anak-anak kita masih membutuhkan biaya yang tidak sedikit untuk melanjutkan pendidikan. Karena itu, kegiatan perpisahan cukup dilaksanakan secara sederhana. Yang paling penting bukan kemeriahannya, tetapi makna dan rasa syukur atas capaian yang telah diraih,” ujarnya.

Baca Juga:  NTB Tak Sekedar Lumbung Pangan, Kini Terbaik dalam Ketahanan Pangan Nasional

Ia mengingatkan bahwa kelulusan dari jenjang SMP bukanlah akhir dari proses belajar, melainkan gerbang awal menuju tantangan dan peluang yang lebih besar. Karena itu, para lulusan diminta untuk terus menjaga semangat belajar, disiplin, dan optimisme dalam meraih cita-cita.

Di hadapan para siswa, guru, dan orang tua, Wabup Ansori menyebut para lulusan saat ini merupakan bagian dari Generasi Emas Indonesia 2045, generasi yang akan menentukan arah kemajuan bangsa pada masa mendatang.

“Kalian adalah generasi yang akan memimpin Indonesia di masa depan. Teruslah belajar, tingkatkan kemampuan, dan persiapkan diri menjadi generasi yang mampu membawa kemajuan bagi daerah, bangsa, dan negara,” pesannya.

Baca Juga:  43 Tahun Mengabdi untuk Pendidikan Anak Usia Dini, RA Bustanul Jannah Sumbawa Meriahkan Panggung Serunai

Selain memberikan motivasi kepada para lulusan, Wabup Ansori juga menyoroti pentingnya peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Sumbawa.

Ia mengakui bahwa masih terdapat sejumlah fasilitas pendidikan yang memerlukan perhatian dan pembenahan agar proses belajar mengajar dapat berjalan lebih optimal.

Menurutnya, peningkatan mutu pendidikan tidak dapat dibebankan hanya kepada pemerintah, tetapi membutuhkan sinergi dan tanggung jawab bersama antara sekolah, guru, orang tua, dan masyarakat.

“Peningkatan kualitas pendidikan, baik dari sisi sarana dan prasarana maupun pembinaan karakter peserta didik, merupakan tanggung jawab bersama.

Pemerintah, kepala sekolah, guru, orang tua, dan masyarakat harus bergerak bersama untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang lebih baik,” tegasnya.

Lebih jauh, Wabup Ansori menekankan bahwa pendidikan sejatinya tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik. Pembentukan karakter, akhlak, kedisiplinan, dan keterampilan hidup merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari proses pendidikan yang berkualitas.

Baca Juga:  Bupati Jarot : WTP Harus Dipertahankan, Hutan dan Bahasa Daerah Harus Dijaga

Ia menilai bahwa peserta didik membutuhkan keteladanan nyata dalam kehidupan sehari-hari, baik dari guru, orang tua, maupun lingkungan sekitar. Karena itu, pendidikan karakter harus terus diperkuat agar mampu melahirkan generasi yang cerdas sekaligus berintegritas.

“Anak-anak membutuhkan teladan. Pendidikan tidak cukup hanya mengajarkan ilmu pengetahuan, tetapi juga membentuk karakter dan akhlak yang baik,” katanya.

“Sholat, bersuci, dan berbagai nilai kehidupan lainnya membutuhkan contoh dan praktik langsung dari para guru serta lingkungan yang mendukung,” pungkasnya.

Acara purna siswa berlangsung penuh haru dan kebanggaan. Momen tersebut menjadi penanda berakhirnya perjalanan pendidikan para siswa di tingkat SMP sekaligus awal langkah mereka menuju jenjang pendidikan yang lebih tinggi.

Dengan bekal ilmu, karakter, dan dukungan seluruh elemen pendidikan, para lulusan diharapkan mampu tumbuh menjadi generasi unggul yang siap berkontribusi bagi kemajuan Sumbawa dan Indonesia di masa depan. (*)