Kakanwil Kemenkumham NTB Parlindungan, Kemenkumham NTB menyerahkan dokumen Hak Cipta atas hasil karya UMKM Paguyuban Anjani Keris Lombok. (Ist)
Kakanwil Kemenkumham NTB Parlindungan, Kemenkumham NTB menyerahkan dokumen Hak Cipta atas hasil karya UMKM Paguyuban Anjani Keris Lombok. (Ist)

NUSRAMEDIA.COM — Sebagaimana diketahui, keris sebagai warisan budaya nasional sedikit banyak sudah mulai sayup terdengar di telinga masyarakat, terutama di era kemajuan teknologi saat ini.

Namun, hal tersebut tidak menyurutkan semangat Kanwil Kemenkumham NTB dalam menjaga eksistensi keris, khususnya Keris Lombok. Tak hanya menjaga eksistensi, bahkan langkah yang diambil Kanwil Kemenkumham NTB ini diharapkan dapat mendorong keris lombok menuju kancah dunia.

Dalam pagelaran Pameran dan Bursa Tosan Aji Nasional Pesona Keris di Lombok Episode 3″ melalui Kakanwil Kemenkumham NTB Parlindungan, Kemenkumham NTB menyerahkan dokumen Hak Cipta atas hasil karya UMKM Paguyuban Anjani Keris Lombok.

Baca Juga:  KONI DKI Jakarta dan NTB Komit Sukseskan PON Nusa Tenggara XXII/2028

“Selain telah diakui oleh UNESCO sebagai karya agung budaya dunia, keris juga termasuk dalam kategori folklor yang mendapatkan perlindungan hukum dari UUHC (Undang-Undang Hak Cipta),” kata Parlindungan.

“Oleh sebab itu, warisan budaya Keris patut dilindungi karena mempunyai nilai seni, baik pada ciptaan motif pamor yang merupakan hasil kebudayaan rakyat,” imbuhnya didampingi Kepala Divisi Pelayanan Hukum dan HAM Kanwil Kemenkumham NTB, Sabtu (25/11/2023).

Hal ini senada dengan pernyataan Menkumham Yasonna H Laoly. Bahwa dengan hak cipta, para penggiat ekonomi kreatif dari sektor UMKM tentu mendapatkan opportunity cost. Berkembangnya UMKM dan pariwisata juga membantu Pemda dalam meningkatkan Pajak Asli daerah (PAD) guna pembangunan daerah khususnya di wilayah NTB.

Baca Juga:  Tabrakan KRL-Agro Bromo di Bekasi Timur, Abdul Hadi Desak Evaluasi Total

Langkah Kanwil Kemenkumham NTB ini tentu saja disambut baik oleh berbagai pihak, baik pemerintah daerah maupun masyarakat. Salah satunya adalah Bayu Widiantara selaku Dewan Pembina Paguyuban Anjani Keris.

Dirinya berterimakasih dan memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas langkah konkrit Kanwil Kemenkumham NTB dalam memberi dukungan penuh, demi berkembangnya warisan budaya khususnya keris lombok sebagai identitas bangsa. (red)