Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot. (Ist)

NUSRAMEDIA.COM — Bupati Sumbawa, Syarafuddin Jarot, menegaskan komitmennya untuk mempercepat pembangunan daerah saat melaksanakan Safari Ramadan 1447 Hijriah di tiga kecamatan.

Kegiatan tersebut berlangsung di Masjid Nurul Yaqin Desa Juru Mapin (Kecamatan Buer), Masjid Nurul Iman Desa Mapin Rea (Kecamatan Alas Barat), serta Masjid Al Ihsan Desa Kalimango (Kecamatan Alas).

Safari Ramadan tahun ini memiliki makna istimewa karena bertepatan dengan genap satu tahun masa kepemimpinan Bupati Syarafuddin Jarot bersama Wakil Bupati Mohamad Ansori.

Momentum tersebut dijadikan ajang refleksi untuk mengevaluasi capaian pembangunan sekaligus memastikan arah kebijakan tetap selaras dengan dokumen RPJMD yang telah ditetapkan.

“Awal Ramadan ini menjadi waktu yang tepat untuk mengukur sejauh mana fondasi pembangunan telah kita letakkan. Satu tahun adalah waktu yang cukup untuk melihat progres dan konsistensi arah pembangunan,” ujar Bupati dalam sambutannya.

Baca Juga:  Enam Tambak Udang PMA di Sumbawa Ditutup Sementara

Refleksi dan Akselerasi Pembangunan

Bupati menyampaikan bahwa sejumlah sektor menunjukkan perkembangan positif, terutama pertanian dan infrastruktur. Meski demikian, ia mengakui proses pembangunan tidak dapat dicapai secara instan.

“Perubahan tidak terjadi dalam semalam. Ia lahir dari kerja keras dan upaya berkelanjutan. Karena itu, kita harus berlari untuk membangun Sumbawa,” tegasnya.

Menurutnya, pemerintah daerah saat ini tengah berbenah dalam menata tata kelola pemerintahan yang baik. Sejumlah langkah strategis telah dilakukan, termasuk mutasi dan promosi jabatan, serta penguatan transparansi dan akuntabilitas birokrasi guna meningkatkan kepercayaan publik.

Program Strategis dan Tantangan Daerah

Dalam kesempatan tersebut, Bupati menyoroti sejumlah program prioritas, seperti Sumbawa Lestari, sekolah terintegrasi, dan pengembangan kawasan ekonomi khusus. Program-program ini dirancang untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekaligus memperkuat daya saing daerah.

Baca Juga:  Cabai "Pedas" di Pasaran, DPRD NTB Minta Pemprov Gercep Stabilkan Harga

Namun demikian, pemerintah daerah juga menghadapi sejumlah tantangan, di antaranya kelangkaan LPG 3 kilogram dan kerusakan infrastruktur jalan. Bupati mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam mendukung upaya pemerintah.

“Kemajuan daerah bukan hanya tugas pemerintah, tetapi tanggung jawab bersama seluruh masyarakat,” ujarnya.

Bantuan untuk Rumah Ibadah

Dalam rangkaian Safari Ramadan tersebut, Pemerintah Kabupaten Sumbawa menyalurkan berbagai bantuan:

• Masjid Nurul Yaqin, Desa Juru Mapin (Kecamatan Buer) Rp25 juta dari Pemda, tambahan direktif Bupati Rp125 juta, Rp10 juta dari Baznas Kabupaten Sumbawa, 20 paket sembako, serta 10 Al-Qur’an dari Kementerian Haji dan Umrah.

• Masjid Nurul Iman, Desa Mapin Rea (Kecamatan Alas Barat) Rp25 juta, 20 paket sembako, serta 10 Al-Qur’an.

• Masjid Al Ihsan, Desa Kalimango (Kecamatan Alas) Rp20 juta (dialokasikan untuk anggaran 2027 karena telah menerima bantuan tahun 2025), 20 paket sembako dari Baznas, serta 10 Al-Qur’an.

Baca Juga:  Peternakan NTB Bertransformasi, Surplus Terjaga, Hilirisasi Ayam Terintegrasi Dimulai

• Masjid Nurul Hijriah, Dusun Marente Beru, Desa Marente Rp25 juta.

Bupati berharap bantuan tersebut dapat mendukung kenyamanan ibadah masyarakat sekaligus mempererat silaturahmi antara pemerintah dan warga.

Doa dan Harapan Ramadan

Menutup rangkaian sambutannya, Bupati mengajak seluruh masyarakat Sumbawa untuk menjadikan Ramadan sebagai momentum memperkuat persatuan dan spiritualitas.

“Semoga Allah SWT senantiasa memberkahi Kabupaten Sumbawa, menjauhkan dari segala bencana, dan menganugerahkan kemajuan yang berkelanjutan bagi daerah yang kita cintai ini,” tutupnya.

Safari Ramadan 1447 H ini bukan sekadar agenda seremonial, melainkan penegasan komitmen bahwa pembangunan Sumbawa harus terus dipercepat—dengan perencanaan terukur, tata kelola yang baik, serta dukungan penuh dari masyarakat. (*)