Wakil Ketua III DPRD Sumbawa Zulfikar Demitry hadiri silaturahim Ikasum Jaya. (Ist)

NUSRAMEDIA.COM — Wakil Ketua III DPRD Kabupaten Sumbawa, Zulfikar Demitry sempat hadir ditengah-tengah keluarga besar ‘Tau Samawa’ se-Jabodetabek beberapa hari lalu.

Suasana terasa hangat, Fikar kerap Waka I DPRD Sumbawa itu disapa mengaku sangat bersyukur bisa hadir dan membersamai Ikatan Keluarga Sumbawa Jaya (Ikasum Jaya).

Pertemuan penuh semangat persaudaraan dan komitmen membangun daerah itu berlangsung tepatnya di kediaman Prof Din Syamsuddin beberapa hari lalu.

Agenda giat silaturahim dan buka puasa bersama yang diinisiasi Ikasum Jaya itu menjadi ruang konsolidasi emosional dan intelektual lintas generasi perantau asal Sumbawa.

Hadir pula dalam kesempatan itu Sultan Sumbawa, Bupati Sumbawa Syarafuddin Jarot, Wakil Bupati Sumbawa Barat, serta sejumlah tokoh nasional asal Tana Samawa lainnya.

Termasuk diantaranya seperti seperti Hatta Taliwang, Fahri Hamzah, Julmansyah, Amir Jawad, dan Ketua IKASUM Lukman Malanuang. Menurut Dewan Fikar, ini adalah momentum luar biasa.

Baca Juga:  Gubernur NTB Mutasi 392 Pejabat Eselon III dan IV

Legislator NasDem itu menilai pertemuan tersebut bukan sekadar agenda rutin Ramadan, melainkan momentum strategis memperkuat nilai dan arah perjuangan bersama.

Falsafah Leluhur sebagai Pilar Moral

Adapu tema besar yang diangkat, “Taket Ko Nene, Kangila Boat Lenge” (Takut kepada Allah, Malu berbuat buruk), menjadi benang merah pertemuan malam itu.

Bagi Zulfikar Demitry, falsafah tersebut merupakan parenti (petuah) leluhur yang harus menjadi landasan etika dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara.

“Setinggi apa pun jabatan yang kita emban, baik di level nasional maupun daerah, adab dan keteguhan karakter adalah marwah yang utama. Ini bukan sekadar slogan, melainkan benteng moral,” tegas politisi senior NasDem itu.

Baca Juga:  Enam Tambak Udang PMA di Sumbawa Ditutup Sementara

Ia menambahkan, nilai tersebut penting diwariskan kepada generasi muda, termasuk mahasiswa yang tergabung dalam IPPMASUM, agar tetap menjaga integritas di tengah dinamika zaman dan kompleksitas tantangan global.

Jejaring Diaspora untuk Akselerasi Daerah

Dalam suasana penuh kehangatan, diskusi berkembang pada pentingnya peran diaspora sebagai energi tambahan bagi pembangunan Kabupaten Sumbawa dan Sumbawa Barat.

Zulfikar menyambut baik ajakan Bupati Syarafuddin Jarot agar seluruh Tau Samawa di perantauan berkontribusi nyata melalui ide, jejaring, dan kolaborasi strategis.

“Sumbawa membutuhkan akselerasi. Potensi besar para tokoh kita di Jakarta dan sekitarnya adalah aset tak ternilai. DPRD sangat terbuka untuk mendukung ruang kolaborasi antara pemerintah daerah dan diaspora demi mewujudkan pembangunan yang maju dan berkelanjutan,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Syarafuddin Jarot mengapresiasi peran Din Syamsuddin dan IKASUM Jaya yang konsisten merawat tradisi silaturahmi sebagai simpul persatuan Tau Samawa.

Baca Juga:  Pemprov NTB Luruskan Isu Meroketnya Cabai, Ajak Semua Pihak Jaga Stabilitas Harga

“Melihat kebersamaan sesepuh, tokoh nasional, dan generasi muda malam ini menghadirkan optimisme besar. Mari kita jaga marwah, rawat adab, dan kuatkan persaudaraan. Taket ko nene, kangila boat lenge adalah nafas perjuangan kita untuk Sumbawa yang lebih baik,” ungkapnya.

Nuansa Kampung Halaman di Ibu Kota

Acara ditutup dengan diskusi santai mengenai perkembangan daerah, peluang investasi, serta tantangan pembangunan, sembari menikmati hidangan khas Sumbawa yang menghadirkan nuansa kampung halaman di tengah hiruk-pikuk ibu kota.

Pertemuan tersebut menegaskan bahwa di manapun Tau Samawa berada, ikatan emosional terhadap tanah kelahiran tetap terjaga—dan dari sanalah energi kolaborasi untuk membangun daerah terus bertumbuh. (*)