
NUSRAMEDIA.COM — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumbawa kembali melaksanakan Safari Ramadhan, kali ini dipusatkan di Masjid Nurul Iman, Desa Ai Mual, Kecamatan Lantung. Kegiatan diawali dengan shalat Isya berjamaah, dilanjutkan shalat tarawih bersama masyarakat.
Safari Ramadhan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Sumbawa, Mohamad Ansori, yang hadir menyapa langsung masyarakat sekaligus menyampaikan arah kebijakan pemerintah daerah di tengah tantangan fiskal yang dihadapi saat ini.
■ Penguatan Spiritualitas di Bulan Suci
Momentum kebersamaan itu diisi dengan taushiyah oleh Munawir Al Azhari. Dalam ceramahnya, ia mengingatkan bahwa Allah SWT sangat dekat dengan hamba-Nya dan setiap doa akan dikabulkan selama manusia menjalankan perintah serta menjauhi larangan-Nya.
Ia juga menyampaikan tiga golongan yang doanya tidak tertolak: orang yang berpuasa, pemimpin yang adil, dan orang yang teraniaya. Pesan tersebut menjadi penguat spiritual bagi jamaah sekaligus refleksi moral bagi para pemimpin agar senantiasa berlaku adil dalam menjalankan amanah.
■ Bantuan untuk Rumah Ibadah dan Warga
Dalam kesempatan itu, Pemerintah Kabupaten Sumbawa menyerahkan bantuan sebesar Rp25 juta untuk mendukung pembangunan Masjid Nurul Iman Desa Ai Mual. Selain itu:
• Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sumbawa menyerahkan 10 buah Al-Qur’an
• BAZNAS Kabupaten Sumbawa menyalurkan 20 paket sembako bagi masyarakat yang membutuhkan
Bantuan tersebut diharapkan dapat memperkuat kegiatan keagamaan sekaligus meringankan beban warga kurang mampu selama bulan Ramadhan.
■ Tantangan Fiskal dan Penajaman Prioritas
Dalam sambutannya, Wabup Ansori mengungkapkan bahwa kondisi fiskal daerah tengah menghadapi tantangan berat akibat pengurangan anggaran hingga Rp500 miliar.
Situasi tersebut, menurutnya, menuntut pemerintah daerah melakukan penajaman prioritas program. “Program yang benar-benar urgen dan menyentuh kebutuhan dasar masyarakat harus didahulukan,” tegasnya.
Ia menyampaikan bahwa dirinya bersama Bupati telah menjalankan pemerintahan selama satu tahun. Dari 12 program unggulan yang dicanangkan, sebagian telah berjalan baik, sebagian masih berproses, dan lainnya dilakukan secara bertahap.
“Masyarakat memiliki hak penuh untuk menilai dan mengkritisi jalannya pemerintahan. Itu menjadi bahan evaluasi kami,” ujarnya.
■ Pastikan Tak Ada Anak Putus Sekolah
Wakil Bupati secara khusus menekankan agar tidak ada anak di Kecamatan Lantung yang putus sekolah karena alasan biaya. Pelayanan dasar di sektor pendidikan dan kesehatan, menurutnya, wajib dapat diakses seluruh masyarakat tanpa terkecuali.
Ia juga mengingatkan agar program jaminan kesehatan seperti BPJS benar-benar tepat sasaran dan diperuntukkan bagi masyarakat yang membutuhkan.
Menurut Ansori, kesejahteraan masyarakat bertumpu pada terpenuhinya kebutuhan dasar: sandang, pangan, dan papan. Karena itu, pemerintah daerah berkomitmen memastikan masyarakat tidak terkendala dalam memenuhi kebutuhan pokok tersebut.
■ Menyambangi Warga Hingga ke Rumah
Tak hanya mengikuti rangkaian kegiatan di masjid, Wabup Ansori juga menyempatkan diri mengunjungi sejumlah rumah warga di Desa Ai Mual. Ia menyambangi lanjut usia, warga yang tengah sakit, serta keluarga dengan kondisi ekonomi terbatas.
Dalam kunjungan itu, ia berdialog langsung untuk mengetahui situasi yang dihadapi warga sekaligus menyerahkan bantuan pribadi sebagai bentuk kepedulian.
Kehadiran tersebut menegaskan bahwa Safari Ramadhan bukan sekadar agenda rutin tahunan, melainkan sarana mempererat silaturahmi dan memastikan perhatian pemerintah benar-benar menjangkau masyarakat yang paling membutuhkan. (*)













