
NUSRAMEDIA.COM — Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat melalui Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDMD) resmi menyelenggarakan Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Angkatan XIII Tahun 2026 sebagai langkah strategis dalam menyiapkan pemimpin birokrasi yang adaptif, inovatif, serta mampu menjawab tantangan pembangunan daerah yang semakin dinamis.
Kegiatan yang berlangsung di Wisma Tambora BPSDMD Provinsi NTB ini dihadiri oleh Wakil Gubernur NTB, para bupati dan wakil bupati se-NTB, sekretaris daerah, pejabat pimpinan tinggi pratama dan administrator kabupaten/kota, Widyaiswara, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya yang memiliki peran penting dalam penguatan kapasitas aparatur pemerintahan.
PKN Tingkat II, Investasi Strategis Pengembangan SDM Aparatur
Dalam laporannya, Kepala BPSDMD Provinsi NTB menegaskan bahwa Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II merupakan program pengembangan kompetensi yang dirancang untuk membentuk pejabat pimpinan tinggi pratama menjadi pemimpin perubahan yang mampu menghadirkan inovasi dan solusi nyata bagi pembangunan daerah.
Menurutnya, tantangan birokrasi saat ini menuntut hadirnya pemimpin yang tidak hanya memahami tata kelola pemerintahan, tetapi juga mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi, dinamika sosial, serta tuntutan pelayanan publik yang semakin tinggi.
Wakil Gubernur NTB: Pemimpin Harus Visioner dan Responsif
Wakil Gubernur NTB, Hj. Indah Dhamayanti Putri, S.E., M.I.P., memberikan apresiasi atas konsistensi BPSDMD NTB dalam mengembangkan kompetensi aparatur melalui berbagai program pelatihan kepemimpinan.
Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa birokrasi modern membutuhkan sosok pemimpin yang memiliki kemampuan manajerial yang kuat, berpikir visioner, mampu berinovasi, serta responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
“Pemimpin birokrasi masa depan harus mampu menjadi penggerak perubahan yang menghadirkan pelayanan publik yang efektif, efisien, dan berdampak langsung bagi masyarakat,” ujarnya.
Kepala LAN RI Tekankan Pentingnya Budaya Belajar Berkelanjutan
Pembukaan PKN Tingkat II Angkatan XIII Tahun 2026 semakin istimewa dengan kehadiran Kepala Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI, Dr. Muhammad Taufiq, DEA, yang secara resmi membuka pelatihan tersebut.
Dalam arahannya, Kepala LAN RI menekankan bahwa proses belajar bagi Aparatur Sipil Negara tidak boleh berhenti pada satu jenjang pendidikan atau pelatihan semata. Menurutnya, perubahan yang berlangsung begitu cepat menuntut ASN untuk terus memperbarui pengetahuan, memperluas wawasan, serta meningkatkan kompetensi secara berkelanjutan.
Ia juga mengingatkan bahwa keberhasilan birokrasi tidak hanya ditentukan oleh kebijakan yang baik, tetapi juga oleh kualitas kepemimpinan yang mampu menerjemahkan kebijakan menjadi program yang berdampak nyata bagi masyarakat.
Simbol Dimulainya Perjalanan Menjadi Pemimpin Perubahan
Sebagai tanda resmi dimulainya rangkaian pelatihan, dilakukan penyematan tanda peserta kepada perwakilan peserta PKN Tingkat II Angkatan XIII Tahun 2026. Prosesi tersebut menjadi simbol komitmen para peserta untuk mengikuti proses pembelajaran dan pengembangan kepemimpinan secara optimal.
Pelatihan ini diharapkan mampu melahirkan pemimpin-pemimpin birokrasi yang memiliki integritas tinggi, kemampuan strategis, serta semangat inovasi dalam mendorong percepatan pembangunan daerah.
Komitmen NTB Menuju Birokrasi Profesional dan Berdaya Saing Global
Melalui penyelenggaraan PKN Tingkat II Angkatan XIII Tahun 2026, BPSDMD Provinsi NTB kembali menegaskan komitmennya sebagai pusat pengembangan kompetensi aparatur yang unggul dan profesional. Program ini menjadi bagian penting dalam upaya mewujudkan birokrasi yang modern, adaptif, dan berkelas dunia.
Dengan lahirnya pemimpin-pemimpin perubahan dari program ini, Pemerintah Provinsi NTB optimistis dapat memperkuat kualitas tata kelola pemerintahan, meningkatkan pelayanan publik, serta mempercepat terwujudnya NTB yang maju, berdaya saing, dan berkelanjutan. (*)













