Sosialisasi penerapan dan aktivasi IKD digelar di Aula H. Madilaoe ADT Kantor Bupati Sumbawa. (Ist)

NUSRAMEDIA.COM — Pemerintah Kabupaten Sumbawa mulai mempercepat penerapan Identitas Kependudukan Digital (IKD) dengan menyasar Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai langkah awal.

Sosialisasi penerapan dan aktivasi IKD digelar di Aula H. Madilaoe ADT Kantor Bupati Sumbawa, Rabu pagi, dan diikuti ASN dari berbagai perangkat daerah.

Untuk diketahui, dimana kegiatan tersebut menjadi bagian dari strategi percepatan transformasi digital layanan kependudukan di Kabupaten Sumbawa.

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Sumbawa, H. Varian Bintoro, S.Sos., M.Si., mengungkapkan bahwa implementasi IKD akan dilakukan secara bertahap, dimulai dari kalangan ASN.

Baca Juga:  SILABRASI SIGAP Diluncurkan, Pelayanan Publik Dipacu

“Penerapan IKD kita awali dari ASN sebagai contoh bagi masyarakat. Saat ini tingkat penggunaan IKD di Sumbawa masih sangat rendah, baru sekitar 0,36 persen dari total pemegang e-KTP,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., menegaskan bahwa perkembangan teknologi menuntut perubahan dari penggunaan dokumen fisik menuju sistem digital yang terintegrasi.

“IKD bukan sekadar foto KTP di dalam ponsel, melainkan aplikasi resmi yang terhubung langsung dengan data pusat,” tegas orang nomor satu di Kabupaten Sumbawa tersebut.

Menurut Bupati, IKD menghadirkan berbagai kemudahan bagi masyarakat. Selain dapat mengakses dokumen penting seperti KTP, Kartu Keluarga, data vaksinasi, NPWP, hingga BPJS dalam satu aplikasi, penggunaan IKD juga menghilangkan kebutuhan membawa dokumen fisik atau melakukan fotokopi berulang kali saat mengurus layanan.

Baca Juga:  Ancaman Nyata! NTB Susun Regulasi Khusus Hantam Judol hingga Pinjol Ilegal

Dari sisi keamanan, IKD dinilai lebih unggul karena meminimalkan risiko kehilangan dokumen fisik serta dilengkapi sistem perlindungan seperti PIN dan QR Code.

Bupati Jarot juga menginstruksikan seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk memastikan seluruh ASN di unit kerja masing-masing segera mengaktifkan IKD. Ia menekankan pentingnya peran ASN sebagai pelopor dalam mendorong masyarakat beralih ke layanan digital.

“Kepada seluruh ASN, saya minta menjadi pelopor aktivasi IKD. Target kita, seluruh masyarakat yang memiliki smartphone dapat beralih ke IKD,” ujarnya.

Baca Juga:  Dislutkan Sumbawa Ingatkan Ancaman El Nino “Godzilla” hingga Oktober 2026

Selain itu, Pemkab Sumbawa melalui Disdukcapil akan melakukan langkah jemput bola ke desa, sekolah, dan perkantoran guna memperluas jangkauan aktivasi IKD. Upaya ini juga akan disertai edukasi kepada masyarakat terkait pentingnya menjaga keamanan data pribadi.

Dengan langkah tersebut, diharapkan penerapan IKD di Kabupaten Sumbawa dapat berjalan optimal sekaligus mendorong terciptanya pelayanan publik yang lebih efisien, aman, dan modern. (*)