Bank NTB Syariah kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung kesejahteraan masyarakat melalui program CSR. (Ist)

NUSRAMEDIA.COM — Bank NTB Syariah kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung kesejahteraan masyarakat melalui program Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (CSR) di bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah. Sepanjang bulan Ramadhan, Bank NTB Syariah menyalurkan sekitar 2.000 paket sembako kepada masyarakat yang membutuhkan di berbagai wilayah lingkup Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).

Program ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan perusahaan dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat. Penyaluran bantuan dilakukan secara kolaborasi. Yakni melibatkan Pemerintah Provinsi NTB, Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi NTB, Lembaga Kesejahteraan Sosial, Panti Asuhan, serta berbagai organisasi kemasyarakatan lainnya.

Baca Juga:  Gedung Lama DPRD NTB Segera Dibongkar Total

Sinergi ini bertujuan memastikan distribusi bantuan berjalan efektif, tepat sasaran, dan memberikan dampak optimal bagi penerima. Perihal ini dibenarkan Direktur Utama Bank NTB Syariah, Nazaruddin. Menurut Dirut Bank NTB Syariah itu bahwa, kegiatan ini merupakan wujud kepedulian perusahaan terhadap kondisi sosial masyarakat, khususnya di momentum bulan Ramadhan.

“Penyaluran bantuan ini kami laksanakan sepanjang bulan Ramadhan sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat. Kami berharap bantuan yang diberikan dapat memberikan manfaat nyata, terutama dalam membantu memenuhi kebutuhan selama bulan suci,” ujarnya.

Baca Juga:  Bupati Sumbawa : Zakat dan Infak Saluran Rezeki yang Harus Dijaga

Distribusi bantuan dilakukan secara bertahap dan terkoordinasi dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah dan lembaga sosial, guna memastikan proses berjalan lancar dan tepat sasaran.

Ke depan, Bank NTB Syariah berkomitmen untuk terus memperkuat program-program sosial yang inklusif dan berkelanjutan. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup serta kesejahteraan masyarakat di seluruh wilayah NTB, sekaligus mempertegas peran perusahaan sebagai mitra pembangunan daerah. (*)