EKBIS

Disperin NTB Komit Bentuk Desa Industri

Kepala Dinas Perindustrian (Disperin) Provinsi NTB, Nuryanti (tengah) didampingi Kepala Bidang Saranda dan Prasarana (Sarpras) Dinas Perindustrian Provinsi NTB, Dr. Aryanti Dwiyani, M.Pd (pojok kanan). (Ist)

NUSRAMEDIA.COM — Dinas Perindustrian (Disperin) Provinsi Nusa Tenggara Barat menggelar Workshop Penguatan Kapasitas Pemasaran Untuk Kelompok UMKM. Ini merupakan langkah positif.

Terlebih untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan dalam pemasaran. Dimana nantinya tentu akan membantu UMKM untuk lebih bersaing dipasar yang semakin kompetitif.

Workshop Penguatan Kapasitas Pemasaran Untuk Kelompok UMKM Desa Sambik Elen Kabupaten Lombok Utara itu terlaksana dari 29 November-2 Desember 2023 di Hotel Grand Legi, Kota Mataram.

Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan pengukuhan Himpunan UMKM Desa Sambik Elen yang beranggotakan 25 UMKM dengan produk masing-masing.

Pengukuhan ditandai dengan Penandatanganan Komitmen bersama Pendampingan dan Pengembangan UMKM Desa Sambik Elen oleh Kepala Disperin NTB dengan Rusli selaku Ketua Himpunan UMKM.

Nampak hadir pula membersama Kepala Disperin Provinsi NTB Nuryanti yaitu Kepala Bidang Saranda dan Prasarana (Sarpras) Dinas Perindustrian Provinsi NTB, Dr. Aryanti Dwiyani, M.Pd.

Dikesempatan ini, Kepala Disperin NTB menegaskan bahwa, Pemerintah Provinsi (Pemprov) sangat mendukung komitmen Pemerintah Pusat. Terlebih dalam mempercepat industrialisasi khususnya di NTB.

Langkah yang telah ditempuh oleh Disperin NTB sendiri, ungkap Nuryanti, yakni Industri Goes to Campus untuk menjalin kerjasama dan Industri Goes to Desa.

“Sehingga harapannya dari kegiatan ini akan terbentuk suatu desa industri dengan ekosistem ekonomi yang berkelanjutan,” ungkap Nuryanti didampingi Aryanti Dwiyani pada Jum’at (01/12/2023).

Dia berharap dengan peningkatan proses hilirisasi produk hasil pertanian, mampu memperpanjang umur simpan dan peningkatan nilai ekonomis suatu produk.

Selain itu, masih kata Kepala Disperin NTB, dengan proses hilirisasi diharapkan penambahan jumlah penyerapan tenaga kerja lokal dapat dimaksimalkan.

“Mempelajari cara membangun merek yang kuat dan identitas visual yang menarik bagi produk atau layanan UMKM hingga keterampilan dalam menjual dan bernegosiasi,” ujar Nuryanti.

“Yakni dengan calon pembeli atau mitra bisnis sangat penting untuk pertumbuhan bisnis serta hubungan yang kuat dengan pihak lain, seperti pemasok, distributor, atau pelanggan potensial, bisa menjadi faktor kunci dalam pertumbuhan bisnis,” demikian. (red)