Kantor PT Gerbang NTB Emas. (Ist)

NUSRAMEDIA.COM — Komisi III DPRD Provinsi Nusa Tenggara Barat menaruh harapan besar kepada Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal, dalam menentukan jajaran direksi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Gerbang NTB Emas (PT GNE).

Hal ini menyusul telah diserahkannya sebanyak 12 nama calon direksi oleh panitia seleksi (pansel) kepada gubernur untuk diputuskan sebagai jajaran direksi definitif.

Anggota Komisi III DPRD NTB Bidang Keuangan dan Perbankan, Burhanuddin, menegaskan bahwa PT GNE ke depan harus mampu menunjukkan kinerja yang maksimal dan lebih baik.

Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu berharap berbagai persoalan yang pernah terjadi sebelumnya menjadi pelajaran berharga untuk pembenahan perusahaan daerah tersebut.

Baca Juga:  Pimpinan DPRD NTB Ajak Perbanyak Kebajikan dan Jaga Kondusivitas Daerah

“Harapan kita BUMD, terutama GNE, bisa lebih maju. Cukup menjadi pengalaman berharga dari apa yang terjadi sebelumnya,” ujar Dewan Haji Burhanuddin kepada wartawan.

Dia menilai kehadiran pansel baru diharapkan mampu menghadirkan figur-figur profesional yang dapat mendorong ekspansi dan pengembangan usaha PT GNE.

“Ke depan GNE harus berkembang, lebih maju, dan memberikan manfaat nyata bagi daerah. Termasuk memperluas ekspansi usahanya,” kata Dewan Burhanuddin.

Menurutnya, PT GNE tidak seharusnya hanya bergerak pada sektor-sektor yang juga digeluti pelaku UMKM, seperti produksi beton atau usaha tertentu lainnya.

Baca Juga:  Dihadiri Penyanyi Religi Opick, Gelegar Lentera Ramadan 2026 Resmi Dibuka : Berdayakan UMKM Lokal

Sebagai BUMD, perusahaan tersebut harus memiliki peran strategis yang selaras dengan program prioritas pemerintah daerah. Ia lantas mencontohkan.

Dimana sejumlah sektor yang dapat menjadi fokus pengembangan, seperti pengentasan kemiskinan, ketahanan pangan dan pertanian, serta pariwisata.

“Program pemerintah saat ini fokus pada pengentasan kemiskinan, pangan, pertanian, dan pariwisata. Tiga bidang itu menjadi prioritas daerah dan bisa dikembangkan oleh GNE untuk membantu penugasan pemerintah sekaligus mendorong ekonomi masyarakat,” jelasnya.

Burhanuddin juga menekankan pentingnya profesionalisme dalam penentuan direksi. Ia berharap gubernur memilih figur yang memiliki kompetensi dan pengalaman sesuai bidangnya.

Baca Juga:  Kokar Maronge Nyaris Lumpuh, DPRD Sumbawa Minta Dinas Terkait Segera Bertindak

“Jangan hanya sekadar menempatkan orang. Setelah ditempatkan, usahanya tidak berkembang. Harus benar-benar profesional dan sesuai dengan keahliannya,” tegasnya.

Sementara itu, Panitia Seleksi Direksi PT GNE memastikan seluruh proses rekrutmen berjalan secara profesional dan transparan. Dari 15 pendaftar, sebanyak 12 orang dinyatakan lolos hingga tahap akhir seleksi.

Para kandidat yang tersisa berasal dari berbagai latar belakang profesional, mulai dari sektor perbankan, korporasi besar, hingga manufaktur. Selanjutnya, nama-nama tersebut diserahkan kepada Gubernur NTB untuk diputuskan sebagai jajaran direksi definitif PT GNE. (*)