Direktur Utama Bank NTB Syariah, Nazaruddin. (Ist)

NUSRAMEDIA.COM — Menyambut keberkahan bulan suci Ramadhan, Bank NTB Syariah bersinergi dengan Pemprov NTB menghadirkan perhelatan Gelegar Lentera Ramadhan 2026 sebagai pusat pemberdayaan ekonomi lokal berbasis digital dan syariah.

Kegiatan yang digelar di Kabupaten Lombok Utara ini dirancang sebagai bazar UMKM terintegrasi penuh dengan sistem pembayaran digital QRIS Bank NTB Syariah, menghadirkan pengalaman transaksi yang cepat, transparan, dan aman bagi pedagang maupun pembeli.

Puluhan pelaku UMKM binaan turut ambil bagian dengan menampilkan produk unggulan, mulai dari aneka takjil berbuka puasa hingga durian lokal khas NTB yang menjadi daya tarik utama pengunjung. Momentum Ramadhan dimanfaatkan secara optimal untuk mengakselerasi transformasi digital di sektor usaha mikro.

Baca Juga:  Pemprov NTB Luruskan Isu Meroketnya Cabai, Ajak Semua Pihak Jaga Stabilitas Harga

Direktur Utama Bank NTB Syariah, Nazaruddin, menegaskan pentingnya adaptasi teknologi bagi pelaku usaha kecil di tengah dinamika ekonomi modern.

“Gelegar Lentera Ramadhan adalah wujud nyata komitmen kami dalam memberdayakan UMKM agar naik kelas melalui digitalisasi. Dengan fasilitas QRIS Bank NTB Syariah, transaksi menjadi lebih cepat, transparan, dan aman. Kami ingin memastikan berkah Ramadhan ini benar-benar dirasakan pelaku usaha lokal melalui kemudahan bertransaksi,” ujarnya.

Dorong Literasi dan Inklusi Keuangan Syariah

Tak hanya menghadirkan bazar, Bank NTB Syariah juga menguatkan literasi keuangan melalui Program GERAKS (Gerakan Keuangan Syariah). Edukasi langsung diberikan kepada masyarakat mengenai manajemen keuangan berbasis syariah serta akses pembiayaan yang inklusif.

Baca Juga:  Pemprov NTB Pastikan TPG dan THR Guru Dibayar, Pergeseran Anggaran Dikebut

Sebagai bentuk apresiasi terhadap UMKM yang aktif menggunakan QRIS selama kegiatan berlangsung, Bank NTB Syariah menyiapkan doorprize menarik guna menjaga semangat digitalisasi di ekosistem pasar rakyat.

“Kami ingin mitra UMKM terus berinovasi. Melalui kemudahan digital ini, inklusi keuangan syariah harus menyentuh seluruh lapisan masyarakat agar akses terhadap produk perbankan syariah semakin luas dan merata,” tambah Nazaruddin.

Penutupan Khidmat, Syiar Berlanjut ke Kota Bima

Rangkaian kegiatan di Kabupaten Lombok Utara (KLU) resmi berakhir pada 1 Maret 2026 dengan suasana khidmat. Tausyiah dari Ustadz Faris BQ memperkuat nilai spiritualitas di balik pemberdayaan ekonomi yang dijalankan. Antusiasme masyarakat hingga hari terakhir menjadi bukti kuat bahwa sinergi antara literasi keuangan dan kegiatan keagamaan diterima dengan sangat baik.

Baca Juga:  Dihadiri Penyanyi Religi Opick, Gelegar Lentera Ramadan 2026 Resmi Dibuka : Berdayakan UMKM Lokal

Syiar Gelegar Lentera Ramadhan tidak berhenti di Lombok Utara. Pada 2–3 Maret 2026, kegiatan ini akan menyapa masyarakat Kota Bima dan dipusatkan di Masjid Agung Al-Muwahiddin. Dengan konsep serupa — bazar UMKM berbasis QRIS dan edukasi literasi syariah — acara di Kota Bima akan menghadirkan tausyiah dari Ustadz Abu Fida.

Melalui sinergi strategis ini, Bank NTB Syariah dan Pemerintah Provinsi NTB optimistis dapat mendorong pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus memperkuat posisi NTB sebagai salah satu pusat perputaran ekonomi syariah nasional. (*)