Wakil Bupati Sumbawa Mohamad Ansori saat melayat dan menyalurkan bantuan untuk korban kebakaran di wilayah Alas. (Ist)

NUSRAMEDIA.COM — Wakil Bupati (Wabup) Sumbawa, Mohamad Ansori, menunjukkan kepedulian mendalam atas musibah kebakaran yang melanda Desa Kalimango, Kecamatan Alas. Perhatian itu ditunjukkan oleh Wabup Ansori dengan melayat ke rumah duka almarhum M Solikin yang tak lain adalah petugas pemadam kebakaran yang gugur saat menjalankan tugas.

Kehadiran orang nomor dua di Kabupaten Sumbawa tersebut di tengah keluarga almarhum menjadi bentuk empati sekaligus penghormatan atas pengabdian yang telah diberikan. Dalam suasana penuh haru, ia menyampaikan belasungkawa secara langsung sekaligus menyerahkan santunan sebagai dukungan moril bagi keluarga yang ditinggalkan.

Almarhum gugur saat berupaya memadamkan kobaran api dalam peristiwa kebakaran hebat yang terjadi di Dusun Pok, Desa Kalimango, Kecamatan Alas. Dedikasi dan keberanian almarhum dalam menjalankan tugas kemanusiaan menjadi kehilangan besar bagi pemerintah daerah dan masyarakat Sumbawa.

Baca Juga:  Dinkes Sumbawa Imbau Warga Gencarkan PSN dan 3M Plus

Usai melayat, Wakil Bupati melanjutkan kunjungan ke lokasi kebakaran untuk meninjau langsung kondisi di lapangan serta memastikan penanganan darurat bagi warga terdampak berjalan optimal. Dalam kesempatan tersebut, bantuan juga diserahkan kepada masyarakat yang menjadi korban.

Berdasarkan laporan sementara Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumbawa, kebakaran terjadi pada Minggu dini hari sekitar pukul 00.15 WITA. Api diduga pertama kali muncul dari salah satu rumah warga sebelum dengan cepat membesar dan merambat ke bangunan lain.

Baca Juga:  Antisipasi Kemarau Panjang, Petani Sumbawa Diminta Bijak Tentukan Pola Tanam

Proses pemadaman melibatkan tim Damkar dari Kecamatan Alas, Kecamatan Utan, serta dukungan Damkar Kabupaten Sumbawa. Setelah upaya intensif selama kurang lebih tiga jam, api akhirnya berhasil dipadamkan. Hingga kini, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.

Dampak kebakaran tergolong besar. Sebanyak 31 unit rumah dilaporkan hangus terbakar, sementara lima unit lainnya mengalami kerusakan sedang. Total sebanyak 36 unit rumah terdampak, dengan jumlah warga mencapai 129 jiwa.

Pemerintah Kabupaten Sumbawa bergerak cepat dengan membentuk posko tanggap darurat serta mengerahkan berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk membantu warga. Bantuan logistik dan kebutuhan dasar mulai disalurkan secara bertahap.

Baca Juga:  DPRD Sumbawa Tekankan Sinergi dan Kolaborasi Lintas Sektor

Sejumlah kebutuhan mendesak yang saat ini diperlukan warga meliputi dapur umum, bahan pokok, terpal, pakaian layak pakai, tenda pengungsian, tempat tidur lipat, matras, serta pasokan air bersih.

Upaya penanganan darurat juga melibatkan berbagai unsur, antara lain TNI/Polri, Damkar, Dinas Sosial, tenaga kesehatan, aparat desa dan kecamatan, Pramuka, relawan kebencanaan, serta partisipasi aktif masyarakat setempat.

Kehadiran Wakil Bupati di tengah duka keluarga korban dan masyarakat terdampak menjadi bukti nyata kehadiran pemerintah dalam situasi bencana. Pemerintah daerah memastikan proses tanggap darurat hingga tahap pemulihan akan terus dilakukan secara terkoordinasi agar kebutuhan warga dapat terpenuhi dengan baik. (*)