Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi PKS dari Dapil NTB 1 Pulau Sumbawa, H. Johan Rosihan, ST. (Ist)

NUSRAMEDIA.COM — Anggota Komisi IV DPR RI, Johan Rosihan, mengajak seluruh umat muslim menjadikan Ramadan 1447 Hijriah sebagai momentum untuk meningkatkan iman dan takwa.

Sekaligus pula, kata dia, untuk memperkuat tanggung jawab kebangsaan, terutama dalam menjaga stabilitas pangan dan perlindungan terhadap masyarakat kecil.

Menurut Anggota DPR jebolan Dapil NTB 1 Pulau Sumbawa itu, Ramadan bukan hanya tentang ibadah puasa, tetapi juga tentang memahami arti lapar yang dirasakan sebagian masyarakat.

Karena itu, sambung Johan Rosihan, negara diharapkan harus hadir memastikan kondisi pangan tetap stabil agar umat dapat beribadah dengan tenang dan khusyuk.

Baca Juga:  Sinergi Pemda, Bulog dan BAZNAS, GPM Hadir Ringankan Beban Warga

“Bulan Ramadan ini adalah momentum kita untuk meningkatkan iman, meningkatkan ibadah tetapi sekaligus juga merupakan momentum tanggung jawab kebangsaan kita,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa nilai-nilai Ramadan mengajarkan kepedulian sosial yang harus diwujudkan melalui kebijakan konkret, terutama dalam menjaga harga kebutuhan pokok.

Ini, lanjut dia, agar tidak menimbulkan gejolak di masyarakat. “Kita tentu ingin Ramadan itu tenang, tanpa gejolak harga sehingga kita bisa beribadah dengan khusyuk,” katanya.

“Nah, inilah kesempatan kita, kami Insya Allah pasca reses ini akan coba turun ke pasar-pasar untuk melihat komitmen pemerintah yang sudah menyatakan dan mengklaim kepada kami bahwa stok itu aman, harga itu terkendali,” imbuhnya.

Baca Juga:  Mutasi sebagai Momentum Konsolidasi Kebijakan: Catatan Birokrasi NTB Memasuki Tahun Kedua

Ia menyebutkan bahwa secara umum pihaknya meyakini ketersediaan stok pangan ada, namun persoalan utama yang perlu dipastikan di lapangan adalah keadilan distribusi serta keterjangkauan harga bagi masyarakat.

“Nah, sekarang kita ingin tahu apakah benar di tingkat lapangan itu. Kalau stok kami percaya itu yakin ada, tapi persoalannya adalah keadilan distribusi dan tentu tentang keterjangkauan harga,” jelasnya.

Johan juga mengungkapkan bahwa, pihaknya telah menerima keluhan masyarakat terkait kenaikan harga sejumlah kebutuhan pokok, terutama cabai dan bawang, yang dinilai meningkat cukup tajam.

Baca Juga:  Isi Kekosongan Kursi Komisi IV, Fakhruddin Resmi Jadi Anggota DPRD NTB

“(Beberapa hari lalu) kami sudah mendapat keluhan bahwa harga-harga pokok terutama cabai, bawang itu sudah mulai meningkat ugal-ugalan,” bebernya.

“Karena itu pemerintah harus hadir melindungi rakyat, melindungi agar kita khusyuk beribadah,” demikian Johan Rosihan Legislator Partai Keadilan Sejahtera (PKS) kelahiran asli Sumbawa itu menambahkan. (*)